Malam Takbiran Berdarah di Jombang, Ledakan Mercon Hancurkan Tubuh Tiga Pelajar, Korban Kritis

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan olah TKP dan memasang police line. (Istimewa)

Polisi saat melakukan olah TKP dan memasang police line. (Istimewa)

JOMBANG – Insiden ledakan bahan peledak jenis petasan (mercon) mengakibatkan tiga orang pelajar mengalami luka serius di Dusun Godong, Desa Godong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jumat (20/3) sore. Peristiwa tersebut terjadi di tengah persiapan warga menyambut malam takbiran.

Insiden nahas ini berlangsung sekitar pukul 16.20 WIB di kediaman warga bernama Dita Mahardika Putri Utami. Berdasarkan keterangan kepolisian, ketiga korban berinisial R (10), F (14), dan B (15) tengah meracik bubuk petasan secara mandiri sebelum ledakan hebat terjadi.

Kapolsek Ngoro, Iptu Susilo, mengungkapkan bahwa ledakan dipicu oleh kelalaian saat proses pengisian bahan peledak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban B sedang memasukkan bubuk petasan ke dalam enam gulungan kertas menggunakan sendok kertas. Di saat bersamaan, korban R menyalakan korek api di dekat lokasi peracikan.

Percikan api dari korek tersebut seketika menyambar tumpukan bubuk peledak hingga menimbulkan ledakan yang mengenai ketiga remaja tersebut.

“Karena ada yang memainkan korek api di dekat bahan peledak, terjadi reaksi instan yang memicu ledakan dan mengenai ketiganya secara langsung,” ujar Iptu Susilo saat dikonfirmasi, Jumat (20/3/2026).

Baca Juga  Pengasuh PP Sholawat Darut Taubah Sebut Santri yang Tak Makan Telur Asin MBG Aman

Akibat ledakan tersebut, ketiga korban yang merupakan warga setempat mengalami luka serius. Masing-masing adalah R (10) siswa kelas 4 SD, mengalami luka robek pada bagian jari tangan; F (14) pelajar kelas 2 SMP, menderita luka di area mata dan kepala; dan B (15) pelajar kelas 3 SMP, mengalami luka bakar pada bagian dada.

Setelah mendapatkan penanganan medis darurat di Puskesmas Pulorejo, ketiga korban segera dirujuk ke RSUD Jombang guna mendapatkan perawatan intensif karena kondisi luka yang cukup serius.

Pihak Kepolisian Sektor Ngoro telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Iptu Susilo mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain dengan bahan peledak berbahaya.

“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada. Aktivitas meracik petasan sangat berisiko tinggi dan mengancam keselamatan nyawa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Ambles, Aktivitas Warga di Utara Brantas Jombang Lumpuh
Sungai Afvoer Watudakon Meluap Lagi, Bukti Kegagalan Tata Kelola Air di Jombang
Warga Pojokklitih Jombang Keluhkan Banjir Langganan yang Tanpa Solusi
Diterjang Angin, Material Gedung Rawat Inap RSUD Ploso Ambrol Timpa Kendaraan Pasien
Salat Idulfitri 1447 H, Muhammadiyah Jombang Deklarasikan Jihad Ekologi sebagai Manifestasi Iman
Uang Tabungan Nasabah BSI di Jombang Raib Misterius Jelang Lebaran
Ledakan Petasan Gegerkan Warga Gudo Jombang, Lima Remaja Harus Dilarikan ke RSUD
Pengasuh PP Sholawat Darut Taubah Sebut Santri yang Tak Makan Telur Asin MBG Aman

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:07 WIB

Jalan Ambles, Aktivitas Warga di Utara Brantas Jombang Lumpuh

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:44 WIB

Sungai Afvoer Watudakon Meluap Lagi, Bukti Kegagalan Tata Kelola Air di Jombang

Senin, 30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Warga Pojokklitih Jombang Keluhkan Banjir Langganan yang Tanpa Solusi

Senin, 30 Maret 2026 - 16:44 WIB

Diterjang Angin, Material Gedung Rawat Inap RSUD Ploso Ambrol Timpa Kendaraan Pasien

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Malam Takbiran Berdarah di Jombang, Ledakan Mercon Hancurkan Tubuh Tiga Pelajar, Korban Kritis

Berita Terbaru

Hukum

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:34 WIB