Jalan Ambles, Aktivitas Warga di Utara Brantas Jombang Lumpuh

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan ambrol. (Istimewa)

Kondisi jalan ambrol. (Istimewa)

JOMBANG – Lemahnya ketahanan infrastruktur di wilayah rawan bencana kembali terjadi di Jombang.

Pasca-luapan Sungai Marmoyo dan Sungai Rapah Ombo pada Senin (30/3/2026) malam, akses mobilitas warga di Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, lumpuh total akibat amblesnya jalan lingkungan yang berada di bibir sungai.

Kerusakan terdeteksi warga pada Selasa (31/3/2026) pukul 05.00 WIB di wilayah RT 06/RW 03 Dusun Pojok. Jalan berbahan paving block tersebut mengalami degradasi struktur setelah pondasi tanah dasar tergerus arus sungai (abrasi) saat debit air mencapai puncaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panjang jalan ambles mencapai 2,5 meter dengan lebar 3 meter. Lokasi jalan yang bersinggungan langsung dengan bantaran Sungai Pojok tanpa dinding penahan tanah (plengsengan) yang memadai membuat tanah labil saat terendam air.

Penutupan total dilakukan otoritas setempat karena kondisi tanah yang masih rawan longsor susulan.

Meskipun Pemerintah Desa Klitih menyatakan terdapat jalur alternatif melalui gang-gang sempit di sekitar lokasi, penutupan jalan ini secara langsung menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga Dusun Pojok.

Kendaraan roda empat dipastikan tidak dapat melintas, yang mempersulit evakuasi mandiri maupun distribusi logistik jika terjadi banjir susulan.

Kepala Desa Klitih, Siti Roaini, mengonfirmasi bahwa struktur tanah di lokasi tersebut tidak lagi mampu menahan beban kendaraan maupun tekanan debit air sungai yang meningkat secara drastis.

Baca Juga  Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

Banjir kali ini mencatat intensitas yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Luapan air tidak hanya merusak infrastruktur di Dusun Pojok, tetapi juga merendam pemukiman di dua dusun lainnya di Desa Jiporapah, yakni Dusun Rapahombo dan Dusun Kedungdendeng.

Ketinggian air di titik terdalam sempat mencapai setinggi pinggang orang dewasa (sekitar 90-100 cm). Berdasarkan laporan lapangan, air mulai masuk ke pemukiman warga sebelum akhirnya surut pada Senin malam pukul 23.00 WIB.

Kejadian ini menegaskan perlunya langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Jombang, bukan sekadar perbaikan reaktif. Pemerintah Desa Klitih mengakui adanya keterbatasan dalam penanganan permanen infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

“Kami berencana segera melakukan perbaikan, namun kami sangat mengharapkan dukungan teknis dan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Jombang untuk pemulihan infrastruktur ini secara menyeluruh,” ujar Siti Roaini.

Tanpa adanya penguatan tebing sungai atau pembangunan plengsengan permanen, jalan lingkungan di sepanjang aliran Sungai Pojok tetap berada dalam ancaman keruntuhan setiap kali intensitas hujan meningkat di wilayah hulu.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih dipaksa menggunakan jalur alternatif yang terbatas sembari menunggu kepastian perbaikan dari instansi terkait.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan
Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu
Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang
Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8
Kernet Truk Asal Jombang Hilang Usai KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga: Bawa Selimut Almarhum Ibu
Kisah Pilu Ibu di Jombang, Status WA Terakhir Anaknya Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Muktamar NU Jombang Diwarnai Kericuhan dan Upaya Sabotase

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru