Sungai Afvoer Watudakon Meluap Lagi, Bukti Kegagalan Tata Kelola Air di Jombang

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luapan Sungai Afvoer Watudakon yang menerjang pemikuman warga. (ISTIMEWA)

Luapan Sungai Afvoer Watudakon yang menerjang pemikuman warga. (ISTIMEWA)

JOMBANG – Kegagalan infrastruktur drainase dalam menampung debit air ekstrem memicu bencana hidrometeorologi di wilayah utara Kabupaten Jombang.

Luapan Afvoer Watudakon yang berlangsung selama sepekan terakhir telah merendam ratusan hunian dan puluhan hektare lahan produktif di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, hingga Selasa (31/3/2026).

Dampak banjir ini tidak hanya melumpuhkan mobilitas warga, tetapi juga mengancam ketahanan ekonomi lokal akibat terendamnya lahan pertanian siap panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Carangrejo, sebaran dampak kerusakan terkonsentrasi di tiga dusun dengan total akumulasi kerugian mencakup sedikitnya 201 unit rumah dan 99 hektare sawah.

Dusun Kandangan menjadi wilayah paling parah dengan 90 rumah terendam dan 40 hektare lahan persawahan tergenang air.

Kondisi serupa terjadi di Dusun Cangkringmalang dengan 62 rumah warga terdampak dan luasan genangan sawah mencapai 37 hektare.

Sementara di Dusun Kedungmulyo, tercatat 49 rumah terendam serta 22 hektare sawah terdampak.

Kepala Desa Carangrejo, Supriadji, mengatakan bahwa banjir ini merupakan akibat langsung dari ketidakmampuan kanal Afvoer Watudakon dalam mengalirkan volume air kiriman. Aliran air yang meluap kemudian merembet ke sistem drainase sekunder lainnya sebelum akhirnya menumpuk di pemukiman warga.

Baca Juga  Warga Pojokklitih Jombang Keluhkan Banjir Langganan yang Tanpa Solusi

“Air berasal dari luapan Afvoer Watudakon yang mengalir ke Afvoer Plosorejo. Aliran air dari Watudakon juga mengarah ke Afvoer Rembugwangi sebelum akhirnya menumpuk di Plosorejo. Beban volume yang melebihi kapasitas ini diperparah oleh intensitas hujan tinggi dalam sepekan terakhir,” jelas Supriadji, Selasa (31/3/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, menyatakan bahwa proses surutnya air terhambat oleh anomali cuaca yang masih menunjukkan curah hujan tinggi di wilayah hulu maupun lokal.

Hingga saat ini, sambung dia mekanisme pembuangan air dari pemukiman secara gravitasi tidak dapat berjalan efektif karena elevasi saluran afvoer sudah mencapai ambang batas maksimal.

BPBD Jombang telah mengeluarkan peringatan dini (early warning) bagi warga di sepanjang bantaran sungai dan kawasan rendah.

Pihaknya juga menegaskan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat diminta tetap dalam status waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan
Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu
Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang
Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8
Kernet Truk Asal Jombang Hilang Usai KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga: Bawa Selimut Almarhum Ibu
Kisah Pilu Ibu di Jombang, Status WA Terakhir Anaknya Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Muktamar NU Jombang Diwarnai Kericuhan dan Upaya Sabotase

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru