Puluhan Santri di Jombang Tumbang Diduga Keracunan MBG

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi santri saat menjalani perawatan di RS PKU Mojoagung. (Ist/MITRAMEDIA)

Kondisi santri saat menjalani perawatan di RS PKU Mojoagung. (Ist/MITRAMEDIA)

JOMBANG – Keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berada di bawah sorotan tajam.

Sebanyak puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Sholawat Darut Taubah, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala keracunan massal usai menyantap hidangan buka puasa, Kamis (5/3/2026) malam.

Peristiwa ini memicu kepanikan di lingkungan pesantren. Pantauan di lapangan menunjukkan deretan ambulans memenuhi halaman RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, mengangkut para santri yang lemas ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden bermula sesaat setelah para santri mengonsumsi menu berbuka yang terdiri dari nasi rawon serta paket menu tambahan dari program MBG.

Paket tersebut diketahui berisi roti, susu, kacang, kurma, dan telur asin yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Betek.

Azza Khoirunisa (17), salah satu santri yang selamat karena terlambat berbuka, memberikan kesaksian mengenai cepatnya reaksi zat yang diduga racun tersebut bereaksi pada tubuh rekan-rekannya.

“Hanya berselang beberapa menit setelah makan, banyak yang mulai mual, pusing hebat, bahkan beberapa santri langsung kehilangan kesadaran (pingsan),” ujar Azza saat ditemui di rumah sakit.

Baca Juga  Mayat Misterius Ditemukan Membusuk di Dalam Sumur

Meski penyebab pasti belum diumumkan secara resmi, keterlibatan paket makanan dari pihak eksternal (SPPG) menjadi poin krusial yang harus diusut tuntas.

Kasus ini melibatkan populasi yang cukup besar, mengingat Ponpes tersebut menampung sekitar 64 santri putra dan putri.

Kehadiran jajaran pejabat tinggi di lokasi, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, Camat, hingga Kasatreskrim Polres Jombang, menandakan bahwa peristiwa ini bukan sekadar insiden medis biasa, melainkan menyangkut standar prosedur keamanan pangan institusional.

Hingga berita ini dirilis, Satreskrim Polres Jombang bersama Dinas Kesehatan setempat masih melakukan pengumpulan sampel makanan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Penyelidikan difokuskan untuk menentukan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pengolahan makanan atau adanya kontaminasi zat berbahaya pada bahan baku tertentu.

Publik kini menanti transparansi hasil uji laboratorium guna memastikan tanggung jawab hukum bagi penyedia jasa makanan yang lalai, demi mencegah terulangnya insiden serupa di lingkungan pendidikan keagamaan.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Ambles, Aktivitas Warga di Utara Brantas Jombang Lumpuh
Sungai Afvoer Watudakon Meluap Lagi, Bukti Kegagalan Tata Kelola Air di Jombang
Warga Pojokklitih Jombang Keluhkan Banjir Langganan yang Tanpa Solusi
Diterjang Angin, Material Gedung Rawat Inap RSUD Ploso Ambrol Timpa Kendaraan Pasien
Malam Takbiran Berdarah di Jombang, Ledakan Mercon Hancurkan Tubuh Tiga Pelajar, Korban Kritis
Salat Idulfitri 1447 H, Muhammadiyah Jombang Deklarasikan Jihad Ekologi sebagai Manifestasi Iman
Uang Tabungan Nasabah BSI di Jombang Raib Misterius Jelang Lebaran
Ledakan Petasan Gegerkan Warga Gudo Jombang, Lima Remaja Harus Dilarikan ke RSUD

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:07 WIB

Jalan Ambles, Aktivitas Warga di Utara Brantas Jombang Lumpuh

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:44 WIB

Sungai Afvoer Watudakon Meluap Lagi, Bukti Kegagalan Tata Kelola Air di Jombang

Senin, 30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Warga Pojokklitih Jombang Keluhkan Banjir Langganan yang Tanpa Solusi

Senin, 30 Maret 2026 - 16:44 WIB

Diterjang Angin, Material Gedung Rawat Inap RSUD Ploso Ambrol Timpa Kendaraan Pasien

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:33 WIB

Malam Takbiran Berdarah di Jombang, Ledakan Mercon Hancurkan Tubuh Tiga Pelajar, Korban Kritis

Berita Terbaru

Hukum

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:34 WIB