Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Jombang nonton film Pesta Babi di depan Pendopo Bupati. (ISTIMEWA)

Mahasiswa Jombang nonton film Pesta Babi di depan Pendopo Bupati. (ISTIMEWA)

JOMBANG — Alun-Alun Jombang mendadak menjadi panggung tamparan keras bagi penguasa saat ratusan mahasiswa memadati kawasan di depan Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (20/5/2036) malam.

Mengangkat tajuk provokatif Seruan Aksi Keterpurukan Nasional 2026, demonstrasi damai yang dimotori oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jombang ini sukses menelanjangi rentetan kegagalan potret negara hari ini langsung di hadapan pusat kekuasaan daerah.

Aksi ini sengaja membalikkan narasi usang perayaan seremonial nasional dengan menyuguhkan realitas pahit: ekonomi yang mencekik, hukum yang tebang pilih, hingga eksploitasi rakyat jelata yang kian ugal-ugalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Struktur gerakan yang dibangun PMII Jombang malam itu terbilang berani dan menantang arus. Di saat ruang-ruang akademik di berbagai daerah mulai dikebiri, mahasiswa justru menjebol ruang publik melalui diskusi terbuka dan pemutaran film dokumenter bertajuk Pesta Babi, sebuah sinema kritis yang membedah luka menganga sejarah, ketimpangan pendidikan, serta penjarahan sumber daya alam di Papua.

Langkah ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah arogansi intelektual yang sengaja dipertontonkan untuk melawan represi terhadap kebebasan berpendapat.

“Banyak kasus pembubaran pemutaran film di berbagai daerah. Kami berharap malam ini masyarakat Jombang bisa menonton bersama di ruang terbuka dengan aman dan terbuka,” cetus Ketua PC PMII Jombang, Suhalif Hosaini, menantang tren pembungkaman ekspresi yang marak belakangan ini.

Baca Juga  Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Mimbar bebas di jantung kota tersebut secara tajam memetakan sejumlah krisis multidimensi yang gagal dimitigasi oleh pemerintah pusat maupun daerah sepanjang tahun 2026.

Di bawah sorot lampu Alun-Alun, para orator secara bergantian menembakkan kritik lugas tanpa kompromi:

Krisis Ekonomi Kronis: Melonjaknya harga kebutuhan pokok yang tidak berbanding lurus dengan daya beli masyarakat, diperparah oleh nilai tukar rupiah yang kian melemah.

Represi Aparat: Maraknya kriminalisasi terhadap warga negara yang vokal dan kritis.

Penjarahan Ekologis: Kerusakan lingkungan masif akibat hutan yang dikomodifikasi (dikebiri) dan akses laut yang diprivatisasi demi kepentingan oligarki (dipagari).

Eksploitasi Publik: Kebijakan negara yang dinilai hanya menempatkan rakyat sebagai “sapi perah” penopang syahwat kekuasaan.

Tidak berhenti pada retorika dan kecaman di atas podium, kelompok mahasiswa ini juga menampar apati publik dengan membuka penggalangan donasi kemanusiaan untuk Papua selama acara berlangsung.

Langkah nyata ini diambil sebagai bentuk tamparan moral atas ketimpangan pembangunan struktural dan pembiaran persoalan sosial yang masih menjerat wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Melalui aksi yang berlangsung dari pukul 20.00 WIB hingga tuntas ini, mahasiswa Jombang berhasil membuktikan bahwa alun-alun bukan sekadar tempat rekreasi murah, melainkan episentrum perlawanan akal sehat yang menolak tunduk pada narasi normalisasi keterpurukan bangsa.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua
Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai
Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data
Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara
Syarahuddin Terpilih sebagai Ketua FKAJ, Gaungkan Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin
Dugaan Nepotisme Tumbuh Subur di Tubuh RSUD, DPRD Terkesan Tak Punya Nyali
Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut
Madas Jatim Kawal Pemeriksaan Hj. Her di KPK, Tegaskan Tolak Segala Bentuk Kriminalisasi

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:44 WIB

Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua

Rabu, 29 April 2026 - 06:45 WIB

Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai

Selasa, 28 April 2026 - 12:35 WIB

Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Minggu, 26 April 2026 - 18:36 WIB

Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara

Berita Terbaru