MOJOKERTO – Komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga saat ini, penyaluran Bantuan Pangan di wilayah kerja Kantor Cabang Mojokerto telah mencapai 212 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Capaian tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan pangan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, aparat desa, serta berbagai pemangku kepentingan, proses distribusi terus dipercepat agar seluruh penerima dapat memperoleh haknya secara tepat sasaran dan tepat waktu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga mencatat kinerja yang sangat positif.
Hingga 8 Juni 2026, Kantor Cabang Mojokerto telah menyalurkan 5.600 ton beras SPHP, atau 74,73 persen dari target penyaluran sebanyak 7.500 ton. Angka ini menunjukkan percepatan distribusi yang signifikan dalam upaya menjaga ketersediaan pasokan beras di pasaran.
Keberhasilan distribusi beras SPHP menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga beras sekaligus memberikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat.
Beras SPHP disalurkan melalui jaringan distribusi resmi dan mitra pengecer sehingga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Pimpinan Kantor Cabang Mojokerto Muhammad Husin menyampaikan bahwa pihaknya terus mengawal pelaksanaan kedua program tersebut agar berjalan lancar hingga target tercapai 100 persen.
Optimalisasi distribusi, penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri dan Instansi vertikal Lainnya serta pemantauan secara berkala menjadi fokus utama dalam memastikan setiap program berjalan efektif.
“Dengan penyaluran bantuan pangan yang telah menembus 212 ribu PBP dan distribusi beras SPHP yang mencapai 74 persen, Kantor Cabang Mojokerto optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal. Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, mengendalikan harga beras, dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat” Ujar Muhammad Husin.















