Salat Idulfitri 1447 H, Muhammadiyah Jombang Deklarasikan Jihad Ekologi sebagai Manifestasi Iman

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Muhammadiyah saat menggelar salat ied di Lapangan Desa Pulolor. (Istimewa)

Jemaah Muhammadiyah saat menggelar salat ied di Lapangan Desa Pulolor. (Istimewa)

JOMBANG – Momentum Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Kabupaten Jombang tidak hanya dirayakan sebagai kemenangan spiritual, tetapi juga menjadi panggung seruan darurat terhadap krisis lingkungan.

Di hadapan ratusan jemaah yang memadati Lapangan Desa Pulo Lor, Jumat (20/3/2026), Muhammadiyah menegaskan bahwa penyelamatan bumi kini berada pada level fardu ain (kewajiban individual) bagi setiap muslim.

Ustaz Moh. Mudzakkir dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dalam khutbahnya bertajuk “Islam sebagai Agama yang Peduli Lingkungan”, membedah kaitan antara teologi dan ekologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa rentetan bencana seperti banjir dan tanah longsor yang kian masif adalah konsekuensi logis dari kegagalan manusia dalam mengemban amanah sebagai Khalifah fil Ardh.

“Menjaga kelestarian alam bukanlah sekadar aksi sosial sukarela, melainkan bagian integral dari tauhid. Merusak lingkungan adalah bentuk pengkhianatan terhadap ketentuan Allah, karena eksistensi manusia mustahil dipisahkan dari daya dukung alam,” tegas Ustaz Mudzakkir.

Pesan ini menjadi sangat aktual mengingat ancaman pemanasan global yang kian eskalatif.

Baca Juga  Peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang Waspada Cuaca Ekstrem

Muhammadiyah mendorong adanya transformasi kesadaran dari saleh secara ritual menjadi saleh secara ekologis.

Selain isu lingkungan, khutbah tersebut menyoroti dinamika perbedaan penetapan 1 Syawal di Indonesia.

Ustaz Mudzakkir mengapresiasi kedewasaan sosiologis masyarakat Indonesia dalam menyikapi keragaman metode ijtihad.

Perbedaan adalah hasil dari kemandirian ijtihad yang memiliki landasan hukum kuat. Perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah tidak boleh menggerus ukhuwah Islamiyah, melainkan harus dipandang sebagai kekayaan khazanah intelektual Islam.

Pelaksanaan salat yang dimulai pukul 06.30 WIB ini tetap mempertahankan tradisi penggunaan lapangan terbuka. Strategi pemilihan lokasi ini memiliki dua dimensi utama, yakni menghidupkan sunnah sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan berfungsi sebagai medium syiar yang inklusif sekaligus memperkuat kohesi sosial antarwarga tanpa batas sekat bangunan.

Melalui momentum ini, Muhammadiyah Jombang menginstruksikan agar semangat Idulfitri bertransformasi menjadi gerakan penyelamatan bumi yang sistematis.

Kemenangan sejati adalah ketika umat mampu memulihkan keseimbangan alam yang telah lama tercederai.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan
Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu
Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang
Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8
Kernet Truk Asal Jombang Hilang Usai KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga: Bawa Selimut Almarhum Ibu
Kisah Pilu Ibu di Jombang, Status WA Terakhir Anaknya Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Muktamar NU Jombang Diwarnai Kericuhan dan Upaya Sabotase

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru