Warga Jombang Jadi Pemain Video Bokep Sesama Pria, Jejak Digital di MiChat dan Telegram

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video asusila yang ditayangkan melalui live streaming TikTok sebelum diblokir. (MITRAMEDIA.CO)

Video asusila yang ditayangkan melalui live streaming TikTok sebelum diblokir. (MITRAMEDIA.CO)

JOMBANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang mengambil langkah tegas terhadap fenomena konten asusila atau video bokep sesama jenis di platform digital.

Seorang waria (wanita pria) berinisial RSP (24), warga Desa Pulolor, Jombang, resmi diamankan petugas setelah aksi siaran langsungnya (live streaming) memicu keresahan masyarakat.

Penangkapan ini menjadi pengingat keras mengenai batas etika dan hukum dalam pemanfaatan media sosial, di mana popularitas instan sering kali berbenturan dengan norma kesusilaan dan hukum positif di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi yang menyeret RSP, atau yang dikenal di dunia maya dengan nama panggung Cathez ini terjadi pada Kamis (30/4/2026) dini hari.

Bertempat di sebuah kamar kos, tersangka melalui akun TikTok @sindicates78 melakukan siaran langsung bersama seorang rekan pria berinisial D.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa tindakan asusila yang dipertontonkan secara publik tersebut memicu sistem keamanan platform melakukan pemblokiran otomatis.

“Dalam siaran tersebut, tersangka melakukan tindakan yang melanggar norma kesusilaan. Aksi ini sempat viral sebelum akhirnya dihentikan oleh sistem dan akun tersebut diblokir,” jelas AKP Dimas pada Rabu (6/5/2026).

Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, tindakan nekat tersangka diduga kuat dipicu oleh interaksi dan tekanan dari penonton (user engagement) saat siaran berlangsung.

Baca Juga  Pakar Hukum Tegaskan Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Cacat Prosedur Berpotensi Pidana

Namun, polisi juga menemukan fakta-fakta mengejutkan mengenai latar belakang kehidupan tersangka.

Pada September 2025, polisi menyebut bahwa tersangka ini diketahui menjalani prosedur implan payudara di Thailand.

Sejak awal 2026, di hadapan polisi, RSP mengaku terlibat dalam jaringan pekerja seks komersial dengan pendapatan mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta per bulan.

Polisi menyita satu unit iPhone 15 Plus sebagai alat utama kejahatan, serta menelusuri jejak digital tersangka di platform Telegram dan MiChat.

Meskipun unsur pidana terkait UU ITE dan pornografi terpenuhi, Polres Jombang menunjukkan komitmen untuk tidak sekadar melakukan penghukuman secara kaku.

Penyelidikan mengungkap adanya kerentanan psikologis akibat latar belakang keluarga yang tidak harmonis (broken home).

Kondisi tersebut disinyalir membuat tersangka mencari validasi dan perhatian emosional di ruang digital dengan cara yang destruktif.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek hukum semata, tetapi juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan. Penanganan kasus ini akan mengedepankan pendekatan pembinaan mengingat adanya faktor latar belakang pribadi dan kondisi psikologis yang memengaruhi perilaku tersangka,” pungkas AKP Dimas.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terduga Mafia Tanah di Jombang Gugat Pemilik Sertifikat Usai Dilaporkan ke Polisi
Palsukan Kuitansi dan Tanda Tangan Jual Beli Tanah, Dua Warga Megaluh Dipolisikan
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Resmikan Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang
Tertipu Investasi Bodong Rp200 Juta, Wanita di Jombang Laporkan Pria Berinisial B ke Polisi
Polisi Panggil Kades dan Ketua BUMDes Mojowangi, Dalami Dugaan Korupsi Ternak Babi
Oknum Perangkat Desa Latsari Diduga Palsukan Tanda Tangan, Alas Hak Mendadak Beralih Nama
Terjadi Lagi, Oknum Wartawan di Jombang Ngaku Pengacara Tipu Warga Puluhan Juta
AMI Geram! Polrestabes Sebut 3 Anggota DPRD Jalani Asesmen di BNNK, Humas BNNK Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Terduga Mafia Tanah di Jombang Gugat Pemilik Sertifikat Usai Dilaporkan ke Polisi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Palsukan Kuitansi dan Tanda Tangan Jual Beli Tanah, Dua Warga Megaluh Dipolisikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Resmikan Desk Ketenagakerjaan di Polres Jombang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Polisi Panggil Kades dan Ketua BUMDes Mojowangi, Dalami Dugaan Korupsi Ternak Babi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Oknum Perangkat Desa Latsari Diduga Palsukan Tanda Tangan, Alas Hak Mendadak Beralih Nama

Berita Terbaru