Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akun medsos @DailyDarkWeb yang menuliskan soal peretasan. (MITRAMEDIA.CO)

Akun medsos @DailyDarkWeb yang menuliskan soal peretasan. (MITRAMEDIA.CO)

JOMBANG — Situs resmi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang diduga telah dibobol oleh peretas.

Peretas tersebut mengklaim telah membocorkan data dari Bapenda Jombang, Jawa Timur. Data tersebut diduga berasal dari situs resmi bapenda.jombangkab.go.id.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa sekitar 100.000 data periode 2025–2026 telah bocor di dark web dalam format berkas CSV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun isi data yang diklaim peretas tersebut berupa nama lengkap, nomor telepon warga, riwayat layanan pajak dan administrasi, status permohonan dan jenis aplikasi, lokasi (desa/kecamatan), serta catatan internal (nama petugas dan waktu pengerjaan).

A threat actor claims to have leaked data from Jombang Regional Revenue Agency (http://Dataset ini bocor ke situs web bapenda.jombangkab.go.id di Jawa Timur, Indonesia. Dataset ini dilaporkan berisi sekitar 100.000 catatan (2025–2026) dalam format CSV. Data yang bocor meliputi: Nama warga, Nomor telepon, Detail permintaan layanan (proses pajak/administrasi), Jenis aplikasi dan status pemrosesan, Data lokasi (tingkat desa/kecamatan), Metadata penanganan internal (petugas entri, garis waktu, catatan). Sistem ini tampaknya mengelola permintaan layanan publik dan terkait pajak, sehingga data tersebut sangat sensitif bagi warga dan operasi pemerintah,” tulis akun media sosial X bernama @DailyDarkWeb.

Baca Juga  Pameran Lukis di Jombang, Kolaborasi Seniman dan Pemerintah

Berdasarkan keterangan dari akun media sosial X @DailyDarkWeb, pengunggah memberikan catatan tambahan.

Status: Belum terverifikasi (informasi bersumber dari forum gelap/underground). Risiko: Data sensitif ini rawan disalahgunakan untuk penipuan telepon, pemalsuan identitas, hingga manipulasi sistem layanan pemerintah,” tulis akun @DailyDarkWeb yang diunggah pada (27/4/2026) pukul 07:11 WIB.

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Bapenda Jombang, Sholahudin Hadi Sucipto, belum dapat dikonfirmasi.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Depresi Akibat Cerai, Pria di Jombang Putar Sound Horeg Tengah Malam dan Mengamuk
Polisi Mitra Petani, Personel Polsek Wonosalam Cek Pertumbuhan Tanaman Jagung
Manfaatkan Lahan Produktif, Kapolsek Kudu Tinjau Progres Pertumbuhan Tanaman Uwi Ungu
Mirip Film Pesta Babi: Hutan Jombang Diacak-acak Oknum Pengusaha untuk Ditanami Tebu
Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati
Bawa Ratusan Bukti, Dugaan Pungli Kopertais IV Jatim Resmi Dilaporkan ke KPK dan Kejagung
Rekam Jejak Spesialis Ganjal ATM Asal Lampung: Bobol 25 Lokasi, Kuras Rp139 Juta Milik Warga Serang
Berboncengan Tiga dan Tabrak Truk, Tiga Santri Ponpes Darul Ulum Jombang Tewas

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:57 WIB

Depresi Akibat Cerai, Pria di Jombang Putar Sound Horeg Tengah Malam dan Mengamuk

Senin, 25 Mei 2026 - 11:48 WIB

Manfaatkan Lahan Produktif, Kapolsek Kudu Tinjau Progres Pertumbuhan Tanaman Uwi Ungu

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:31 WIB

Mirip Film Pesta Babi: Hutan Jombang Diacak-acak Oknum Pengusaha untuk Ditanami Tebu

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

Senin, 18 Mei 2026 - 12:28 WIB

Bawa Ratusan Bukti, Dugaan Pungli Kopertais IV Jatim Resmi Dilaporkan ke KPK dan Kejagung

Berita Terbaru