Ledakan Tabung LPG Diduga Terjadi di Gudang Ilegal Jombang, Satu Orang Tewas

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap bangunan rusak parah pascaledakan yang diduga terjadi di gudang elpiji ilegal yang berlokasi di RT 1 RW 1 Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. (Anang/MITRAMEDIA)

Kondisi atap bangunan rusak parah pascaledakan yang diduga terjadi di gudang elpiji ilegal yang berlokasi di RT 1 RW 1 Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. (Anang/MITRAMEDIA)

JOMBANG – Sebuah ledakan hebat yang diduga bersumber dari tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) mengguncang sebuah gudang di Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (16/3/2026) dini hari tersebut mengakibatkan seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi sekitar pukul 01.30 hingga 02.00 WIB, tepat lima hari menjelang Idulfitri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuatnya getaran ledakan digambarkan menyerupai ledakan petasan dalam skala besar.

Awalnya, warga menduga suara tersebut berasal dari ledakan petasan. Namun, setelah saksi mata dan warga di sekitar lokasi melakukan pengecekan, diduga kuat ledakan tersebut disebabkan oleh tabung LPG.

“Kejadiannya perkiraan setengah dua atau jam dua pagi. Suaranya sangat besar, macam mercon (petasan) satu tong,” ujar M, salah seorang saksi di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia berinisial S, warga Desa Grogol, Kecamatan Diwek. Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban sempat dilarikan ke RSUD Jombang dalam kondisi luka parah.

Baca Juga  AMI Demo Polda Jatim Desak Segera Tetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Oknum DPRD

Selain korban S, diduga terdapat satu korban lain yang juga terdampak ledakan tersebut.

Gudang yang menjadi titik ledakan diduga beroperasi secara ilegal dan digunakan sebagai lokasi aktivitas pada malam hari selama bulan Ramadan.

Warga setempat menyebutkan bahwa operasional gudang cenderung tertutup dan pengelolanya jarang berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

“Aktivitasnya memang malam, katanya kalau siang puasa jadi kerjanya malam. Di situ tertutup, jarang orang luar yang masuk, hanya pekerja saja,” lanjut saksi tersebut.

Muncul dugaan warga, bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pengoplosan LPG, mengingat adanya barang bukti berupa tangki LPG di tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Penyebab pasti ledakan serta status legalitas operasional gudang tersebut juga belum diungkapkan kepada publik.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Kader Gerindra yang Terjaring OTT KPK
Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi
Arogansi PT SMART, Lahan Warga Diacak-acak, 10 Orang Luka
Kejari Jombang Bongkar Korupsi Perbankan, Mantri BRI Dijebloskan ke Penjara
Niat Silaturahmi, Seorang Warga di Jombang Malah Dihajar Hingga Kepala Bocor
Rumah di Diwek Jombang Disiram Air Tinja, Pemilik Lapor Polisi
Fenomena Nikah Gaib di Jombang
Dua Kali Disurati Masih Bungkam, Sengketa 237 Buruh di Jombang Diseret ke Meja Hijau

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Kader Gerindra yang Terjaring OTT KPK

Jumat, 10 April 2026 - 16:34 WIB

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Rabu, 8 April 2026 - 05:51 WIB

Kejari Jombang Bongkar Korupsi Perbankan, Mantri BRI Dijebloskan ke Penjara

Selasa, 7 April 2026 - 07:29 WIB

Niat Silaturahmi, Seorang Warga di Jombang Malah Dihajar Hingga Kepala Bocor

Senin, 6 April 2026 - 13:23 WIB

Rumah di Diwek Jombang Disiram Air Tinja, Pemilik Lapor Polisi

Berita Terbaru

Hukum

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:34 WIB