Hasil Autopsi Jasad Bayi di Dam Jombang: Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat evakuasi jasad bayi.

Petugas saat evakuasi jasad bayi.

JOMBANG – Misteri penemuan jasad bayi laki-laki di Dam A. Yani, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mulai menemui titik terang.

Kepolisian Resor (Polres) Jombang mengungkap adanya indikasi kekerasan fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia sebelum dibuang ke aliran sungai.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengonfirmasi bahwa tim forensik telah merampungkan proses autopsi untuk membedah penyebab pasti kematian bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi ini sempat hidup setelah dilahirkan. Namun, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian kepala akibat benturan benda tumpul,” ujar AKP Dimas saat dikonfirmasi, Rabu (11/3/2026).

Temuan Medis dan Kronologi

Berdasarkan analisis dokter forensik, terdapat resapan darah pada jaringan kepala yang mengindikasikan adanya hantaman keras. Selain luka di area kepala, petugas tidak menemukan jejak kekerasan lain pada bagian tubuh korban.

Kondisi fisik bayi saat ditemukan masih menyisakan tali pusar dan ari-ari yang menempel, memperkuat dugaan bahwa korban dibuang sesaat setelah proses persalinan. Tim medis memperkirakan waktu kematian korban terjadi sekitar dua hari sebelum jasadnya ditemukan oleh warga pada Selasa (10/3) sore.

Baca Juga  MADAS Jatim Apresiasi Kebijakan Menteri Keuangan Atasi Rokok Ilegal

Pengejaran Pelaku dan Perluasan Wilayah Lidik

Pihak kepolisian kini mengalihkan fokus penyelidikan pada dugaan tindak pidana pembunuhan. AKP Dimas menegaskan bahwa penyidik tengah menyisir pemukiman di sepanjang bantaran sungai untuk memetakan data ibu hamil atau perempuan yang baru melahirkan dalam rentang waktu dua minggu terakhir.

“Kami sedang menelusuri wilayah di sepanjang aliran sungai. Jika di radius terdekat belum ditemukan petunjuk, pencarian akan kami perluas ke kecamatan lain yang terhubung dengan aliran sungai ini,” tegasnya.

Awal Penemuan

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh Rokani, penjaga pintu air Dam A. Yani, pada Selasa pukul 17.00 WIB. Saat sedang memantau debit air, saksi melihat benda mencurigakan yang mengapung di dekat pintu bendungan. Setelah dipastikan sebagai jasad bayi, saksi segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sumobito.

Polres Jombang kini mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan orang tua korban atau aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor guna mempercepat proses hukum.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keracunan Massal di Ponpes Betek, Komnas PA Tuntut Sanksi Pidana SPPG Lalai
Residivis di Jombang Kembali Digulung, Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Permen
Misteri Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Polisi dan Dinkes Uji Sampel Rawon ke Surabaya
Oknum Kades di Jombang Dipolisikan, Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Modus Jual Tanah
Lelang Dianggap Cacat Prosedur, Kantor Hukum SSA Al Wahid Gugat BRI dan KPKNL Surabaya
Polres Jombang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, 34 Motor dan 17 Tersangka Berhasil Diamankan
Polres Jombang Ungkap Peredaran Miras, Ratusan Botol Diamankan
OTT KPK di Pati Merupakan Alarm Bagi Warsubi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:49 WIB

Hasil Autopsi Jasad Bayi di Dam Jombang: Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:00 WIB

Keracunan Massal di Ponpes Betek, Komnas PA Tuntut Sanksi Pidana SPPG Lalai

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:33 WIB

Residivis di Jombang Kembali Digulung, Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Permen

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Polisi dan Dinkes Uji Sampel Rawon ke Surabaya

Senin, 2 Maret 2026 - 12:29 WIB

Oknum Kades di Jombang Dipolisikan, Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Modus Jual Tanah

Berita Terbaru

Ilustrasi dibuat oleh Ai, sejumlah buruh di PHK. (ANANG/MITRAMEDIA)

Bisnis

Kado Pahit Idul Fitri: PT SGS PHK Ratusan Karyawan

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:27 WIB