Mural hingga Bendera One Piece Aman di Jombang, di Mojokerto Diminta Hapus Polisi

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah mural bendera bajak laut dalam anime One Piece digambar  warga di jembatan RT. 7 RW. 1, Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembang, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. FOTO ANANG

Sebuah mural bendera bajak laut dalam anime One Piece digambar warga di jembatan RT. 7 RW. 1, Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembang, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. FOTO ANANG

JOMBANG – Ekspresi warga dalam menyemarakkan hari kemerdekaan cukup berfariasi. Mulai dari memasang bendera, umbul-umbul hingga memasang lampu dan gapura.

Namun, ada yang unik saat para pemuda mengekspresikan hari kemerdekaan. Mereka menggambar mural sebuah logo bendera bajak laut tokoh anime One Piece yang saat ini diidentikan dengan sebuah pemberontakan atau kritik terhadap pemerintah.

Di Jombang nampaknya aman-aman saja saat mengibarkan bendera bajak laut One Piece atau menggambar logo One Piece. Tapi berbeda di Mojokerto, ketua RT langsung didatangi petugas dan meminta untuk segera di hapus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di jalan Setro, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh dan di Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, nampak aman aman saja sebuah mural yang diidentikan dengan pemberontakan itu mampang di jalan.

Selanjutnya, sebuah bendera One Piece dikibarkan di sebuah rumah yang berlokasi tengah perkotaan, di Desa Kepatihan, Kabupaten Jombang.

Berbeda dengan di Mojokerto, sebuah mural yang digambar sekelompok pemuda di dekat dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) diminta hapus oleh aparat kepolisian.

Lokasi mural itu berada di Dusun Kauman, Desa Bangsal, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Sebuah mural bergambar karakter anime One Piece di pinggir sungai Dusun Kauman.

Baca Juga  Diduga Peluk Istri Orang, Oknum Kades Dipolisikan

Gegara lukisan berdiamater sekitar 1,5 meter yang dibuat di atas jalan paving yang membentang di tepi aliran sungai, dan hanya berjarak 50 meter dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu ada polisi yang mendatangi ketua RT dan meminta untuk dihapus.

Ketua RT 5 RW 1 Dusun Kauman, Moch Sofan menyebut, mural itu dibuat oleh sekelompok anak muda pada Senin, (11/8/2025) malam.

Ia mengaku jika para pemuda mebggambar itu hanya untuk hiasan tanpa ada tujuan khusus.

“Pembuatan mural itu dilakukan secara spontan dan tanpa tujuan khusus. Hanya untuk hiasan,” katanya, Selasa, (12/8/2025) kemarin.

Sofan mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa mural yang memakai logo bendera bajak laut anime itu ramai diperbincangkan dan banyak dikaitkan dengan aksi kritik sosial hingga pemberontakan.

Tak lama setelah viral, polisi mendatangi lokasi dan meminta agar mural tersebut dihapus atau ditutup demi menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

“Saya sampaikan biar dihapus, diganti gambar lain,” pungkasnya.

Editor : HAMAD

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai
Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data
Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara
Syarahuddin Terpilih sebagai Ketua FKAJ, Gaungkan Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin
Dugaan Nepotisme Tumbuh Subur di Tubuh RSUD, DPRD Terkesan Tak Punya Nyali
Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut
Madas Jatim Kawal Pemeriksaan Hj. Her di KPK, Tegaskan Tolak Segala Bentuk Kriminalisasi
Ketua PCNU Jombang Usulkan Kriteria Calon Ketum PBNU Non-Pesantren, Ada Apa? 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 06:45 WIB

Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai

Selasa, 28 April 2026 - 12:35 WIB

Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Minggu, 26 April 2026 - 18:36 WIB

Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara

Minggu, 26 April 2026 - 16:15 WIB

Syarahuddin Terpilih sebagai Ketua FKAJ, Gaungkan Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin

Minggu, 19 April 2026 - 07:39 WIB

Dugaan Nepotisme Tumbuh Subur di Tubuh RSUD, DPRD Terkesan Tak Punya Nyali

Berita Terbaru