Putusan DPR RI dan MK Tegaskan Polri di Bawah Presiden, AMI: Langkah Konstitusional Jaga Stabilitas Nasional

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar.

MITRAMEDIA – Keputusan DPR RI melalui Komisi III yang sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan bahwa Polri secara konstitusional berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Penegasan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ketatanegaraan serta kesinambungan agenda reformasi sektor keamanan.

Mahkamah Konstitusi dalam putusannya menegaskan bahwa penempatan Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi dan semangat reformasi, guna memastikan Polri tetap menjadi institusi sipil yang profesional, independen, dan akuntabel dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menyampaikan apresiasi terhadap sikap DPR RI dan Mahkamah Konstitusi yang telah memberikan kejelasan hukum terkait posisi kelembagaan Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memandang keputusan DPR RI yang sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi merupakan langkah yang tepat, konstitusional, dan menyejukkan. Penegasan bahwa Polri berada di bawah Presiden adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional serta konsistensi arah reformasi,” ujar Baihaki Akbar.

Baca Juga  Mutasi Beraroma Politis, Pengamat Minta Warsubi Jujur dan Tidak Membohongi Rakyat!

Menurutnya, kejelasan kedudukan Polri sangat penting agar institusi kepolisian dapat bekerja secara optimal tanpa tarik-menarik kepentingan politik maupun birokrasi.

“Dengan Polri berada langsung di bawah Presiden, garis komando menjadi jelas, tanggung jawab kelembagaan terjaga, dan pengawasan tetap berjalan melalui mekanisme konstitusional, termasuk peran DPR RI,” tambahnya.

AMI menilai, putusan MK dan sikap DPR RI tersebut sekaligus mengakhiri polemik terkait wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu, yang dinilai berpotensi mengganggu profesionalisme dan independensi institusi kepolisian.

“Keputusan ini harus dimaknai sebagai penguatan institusi Polri. Harapannya, Polri semakin fokus pada peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Baihaki.

AMI berharap seluruh pihak dapat mendukung implementasi putusan MK dan keputusan DPR RI secara konsisten demi terwujudnya Polri yang profesional, modern, dan presisi.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati
Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua
Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai
Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data
Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara
Syarahuddin Terpilih sebagai Ketua FKAJ, Gaungkan Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin
Dugaan Nepotisme Tumbuh Subur di Tubuh RSUD, DPRD Terkesan Tak Punya Nyali
Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:44 WIB

Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua

Rabu, 29 April 2026 - 06:45 WIB

Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai

Selasa, 28 April 2026 - 12:35 WIB

Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Minggu, 26 April 2026 - 18:36 WIB

Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara

Berita Terbaru