JOMBANG – Siang itu suasana depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang mendadak kental semangat nasionelisme.
Di tengah terik matahari menyengat, sosok Bambang Sriyadi bersama sejumlah ASN Sekretariat DPRD rela panas-panasan untuk membagikan pusaka Merah Putih kepada pengguna jalan.
Bukan sekedar berbagi, hal itu merupakan refleksi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang didalamnya tersisipkan edukasi soal kebangsaan. Tercatat sedikitnya ada 500 bendera Merah Putih dibagi ke masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“200 bendera dibagikan kepada pengguna jalan, 300 bendera dibagikan kepada warga kurang mampu,” kata Sekretaris DPRD Jombang, Bambang Sriyadi, kepada wartawan.
Dengan bercuran keringat, Bambang menampakkan aura optimistis, jika jiwa nasionalisme masyarakat Kota Santri masih cukup tinggi.
Hal itu terbukti dengan wajah bungah penerima bendera yang memancarkan rasa bangga diberi saka Merah Putih secara gratis oleh Sekretariat DPRD Jombang. Terlebih masyarakat yang membutuhkan.
Bahkan, terselip janji masyarakat akan memasang bendera pemberian dari Sekretariat DPRD untuk dipasang di depan kediaman.
“Ini merupakan wujud nyata dari kepedulian DPRD Jombang terhadap masyarakat. Kami ingin mengajak seluruh warga Jombang untuk bersama-sama mengibarkan semangat kemerdekaan, mengingat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi Indonesia,” urainya.
Pembagian Sang Dwiwarna bertajuk sedekah 300 bendera Merah Putih kepada warga kurang mampu ini, disebut Bambang harus benar-benar tepat sasaran. Bahkan, para staf DPRD diminta mendata para tetangga yang dianggap prasejahtera.
“Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat turut serta dalam memeriahkan hari kemerdekaan,” pungkas Bambang.















