Jombang Darurat Kemanusiaan, Jasad Bayi Dibuang Kembali Ditemukan

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garis polisi dipasang di TKP penemuan bayi. (Istimewa)

Garis polisi dipasang di TKP penemuan bayi. (Istimewa)

JOMBANG – Predikat Kota Santri kembali tercoreng oleh aksi keji pembuangan bayi yang kian marak.

Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan membusuk di aliran sungai Dusun Palombo, Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, pada Minggu (15/3/2026).

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi sistem pengawasan sosial dan efektivitas penegakan hukum di wilayah hukum Polres Jombang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan ada rentetan tragedi serupa yang belum diungkap polisi. Sebelumnya, temuan kasus serupa terjadi di pintu air Dam A. Yani, Sumobito, namun hingga kini pihak kepolisian belum mampu menyeret pelaku ke pengadilan.

Ketidakmampuan mengungkap dalang di balik pembuangan bayi ini memicu keresahan publik terkait komitmen aparat dalam menangani kasus kejahatan terhadap anak.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh pekerja proyek sekitar pukul 12.45 WIB. Saksi mata menyebutkan jenazah bayi tersebut hanyut tanpa busana sebelum akhirnya tersangkut di bawah konstruksi jembatan.

Baca Juga  Misteri Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Polisi dan Dinkes Uji Sampel Rawon ke Surabaya

Indikasi bahwa bayi tersebut sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan terlihat sangat kuat. Saksi di lokasi kejadian, Zuli, menyatakan bahwa tali pusar masih melekat pada tubuh korban, meskipun plasenta (ari-ari) sudah hilang.

“Kondisinya masih utuh, kemungkinan besar baru dilahirkan dan langsung dibuang ke sungai,” ujar Zuli.

Ketakutan warga untuk melakukan evakuasi mandiri sebelum polisi tiba mencerminkan trauma sosial yang mendalam atas temuan-temuan jasad bayi yang berulang di wilayah tersebut.

Kapolsek Megaluh, AKP Trisulo Hadi Warjianto, mengonfirmasi bahwa jasad telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk keperluan autopsi.

Pihaknya menyebut tengah melakukan pendalaman untuk memburu pelaku.

“Jenazah berjenis kelamin perempuan dan diduga kuat baru dilahirkan. Kami melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian serta mencari jejak genetik pelaku,” kata AKP Trisulo saat dikonfirmasi.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum Tegaskan Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Cacat Prosedur Berpotensi Pidana
Aktivis Minta Polda Lampung Tuntaskan Kasus Honorer Fiktif, Desak Penetapan Tersangka Baru
Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Disorot BPK, Pansus DPRD Malah Bungkam
Mengaku Pengacara, Oknum Wartawan di Jombang Tipu Buruh Tani Rp40 Juta
LSM Ancam Laporkan Dugaan Pungli Seragam SMAN 2 Padang Cermin ke Polda dan Kejati Lampung
Gegara Cemburu, Istri di Lumajang Potong Kelamin Suami
Masyarakat Lampung Ancam Seret Kasus Aset Pemprov ke KPK, Kejati Terkesan Tak Punya Nyali
Penegakkan Hukum di Lampung Mandul, Koruptor Tidak Ditahan Meski Berstatus Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:16 WIB

Pakar Hukum Tegaskan Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Cacat Prosedur Berpotensi Pidana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Disorot BPK, Pansus DPRD Malah Bungkam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Mengaku Pengacara, Oknum Wartawan di Jombang Tipu Buruh Tani Rp40 Juta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:40 WIB

LSM Ancam Laporkan Dugaan Pungli Seragam SMAN 2 Padang Cermin ke Polda dan Kejati Lampung

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Gegara Cemburu, Istri di Lumajang Potong Kelamin Suami

Berita Terbaru