DPRD Jombang Godok Raperda Pengendalian Miras, Urgensi atau Sekadar Formalitas?

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat saat melakukan pemusnahan minuman keras di mapolres setempat. (Foto: Istimewa)

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat saat melakukan pemusnahan minuman keras di mapolres setempat. (Foto: Istimewa)

JOMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang kini tengah memacu penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif mengenai Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Langkah legislatif ini diambil sebagai respons terhadap eskalasi peredaran minuman keras (miras) yang kian tak terkendali dan memicu kerentanan sosial di wilayah Kota Santri.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jombang, Kartiyono, mengonfirmasi bahwa pembahasan regulasi ini telah memasuki fase awal. Pihaknya menyatakan telah melakukan koordinasi dengan unsur eksekutif guna memastikan sinkronisasi kebijakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembahasan sudah berjalan. Ke depan, kami akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar produk hukum ini bersifat komprehensif dan tepat sasaran,” ujar Kartiyono, Jumat (27/3/2026).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menekankan bahwa keberadaan aturan ini merupakan kebutuhan mendesak.

Ia menengarai adanya korelasi kuat antara meluasnya konsumsi miras dengan meningkatnya angka kriminalitas serta gangguan ketertiban umum di Jombang.

Namun, poin yang menjadi tantangan adalah penanganan miras ilegal. Produk tanpa izin edar ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam nyawa konsumen karena nihilnya pengawasan standar kesehatan.

Baca Juga  Nasi Basi, Jeruk Berulat hingga Susu Kadaluarsa, Kisah Pilu di Balik Program MBG di Jombang

“Peredaran miras ilegal ini sangat berbahaya, baik dari aspek hukum maupun kesehatan publik. Naskah akademik tengah disiapkan sebagai landasan yuridis yang kuat,” tambahnya.

Langkah legislatif ini sejalan dengan retorika Bupati Jombang, Warsubi, yang sebelumnya mewacanakan revisi regulasi untuk memperberat sanksi bagi para pelanggar.

Dalam pemusnahan 7.310 botol miras di Mapolres Jombang medio Februari lalu, Warsubi menegaskan perlunya efek jera yang lebih nyata.

Pertama, eskalasi denda, yakni meningkatkan nilai denda materiil bagi pengedar dan penjual.
Kedua, sanksi pidana, yakni emperkuat instrumen hukuman guna memutus rantai peredaran secara permanen. Selanjutnya adalah fungsi preventif, menjadikan Perda sebagai simbol supremasi hukum yang tegas di Jombang.

“Kami berencana mengubah Perda lama. Nilai denda akan ditingkatkan agar ada efek jera bagi pelaku. Ini adalah instrumen penting untuk menjaga integritas Jombang sebagai Kota Santri,” tegas Warsubi.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati
Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua
Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai
Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data
Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara
Syarahuddin Terpilih sebagai Ketua FKAJ, Gaungkan Pendampingan Hukum Gratis bagi Masyarakat Miskin
Dugaan Nepotisme Tumbuh Subur di Tubuh RSUD, DPRD Terkesan Tak Punya Nyali
Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:44 WIB

Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua

Rabu, 29 April 2026 - 06:45 WIB

Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai

Selasa, 28 April 2026 - 12:35 WIB

Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Minggu, 26 April 2026 - 18:36 WIB

Akar Sejarah FKAJ: Ikhtiar Kasful Hidayat Membangun Rumah Bersama bagi Pengacara

Berita Terbaru