Fenomena Nikah Gaib di Jombang

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nikah gaib di Jombang. (Anang/MITRAMEDIA)

Ilustrasi nikah gaib di Jombang. (Anang/MITRAMEDIA)

JOMBANG – Praktik manipulasi berbasis dogma agama dengan modus nikah gaib muncul sebagai ancaman serius dalam rentetan kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan Kabupaten Jombang.

Temuan ini mengungkap pola eksploitasi yang terstruktur, di mana pelaku memanfaatkan dogma agama untuk menundukkan korban.

Berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) 2025 yang dirilis oleh Yayasan Harmoni Jombang dan Women’s Crisis Center (WCC) Jombang, institusi pendidikan menempati posisi teratas sebagai lokasi terjadinya kekerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 127 kasus kekerasan terhadap perempuan yang didampingi, lingkungan pendidikan formal dan non-formal menyumbang angka signifikan dengan tujuh kasus yang melibatkan figur otoritas.

Investigasi dan pendampingan yang dilakukan WCC Jombang mengidentifikasi bahwa modus nikah gaib digunakan oleh pelaku untuk melegitimasi tindakan asusila.

Dalam skema ini, pelaku yang memiliki posisi sebagai pendidik atau pengasuh menggunakan narasi religius untuk mengklaim bahwa hubungan seksual telah sah secara spiritual tanpa melalui prosedur hukum maupun syariat yang valid.

Pelaku meyakinkan korban bahwa tindakan tersebut adalah bentuk ibadah, ujian keimanan, atau cara mendapatkan pahala.

Penggunaan posisi sebagai sosok yang dianggap memiliki pemahaman agama lebih tinggi untuk membungkam daya kritis korban.

Baca Juga  Puluhan Kasus Kekerasan Anak di Mojokerto, Pencabulan Ayah Kandung jadi Sorotan

Pelaku menjanjikan keselamatan keluarga atau imbalan metafisika lainnya guna memuluskan aksi eksploitasi.

Direktur WCC Jombang, Ana Abdillah, menegaskan bahwa praktik ini merupakan bentuk kekerasan simbolik yang kompleks.

“Pelaku memposisikan diri sebagai figur otoritas yang tidak boleh dibantah, sehingga korban berada dalam situasi yang mustahil untuk melawan,” katanya, pada Selasa (31/3/2026).

Data CATAHU 2025 menunjukkan bahwa pelaku kekerasan di satuan pendidikan didominasi oleh guru dan pengasuh. Hal ini menggarisbawahi adanya ketimpangan relasi kuasa yang ekstrem.

WCC Jombang menekankan bahwa dalam kasus yang melibatkan anak, unsur suka sama suka tidak dapat dijadikan pembelaan hukum.

“Dalam konteks anak, tidak ada istilah konsensual. Relasi sejak awal sudah timpang, sehingga korban tidak memiliki kapasitas untuk memberikan persetujuan yang sah secara hukum maupun psikologis,” tegas dia.

Selain manipulasi ideologis, pelaku juga menggunakan metode grooming atau pendekatan emosional jangka panjang, serta ancaman penyebaran konten pribadi (Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik) untuk menjaga kontrol atas korban.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Kader Gerindra yang Terjaring OTT KPK
Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi
Arogansi PT SMART, Lahan Warga Diacak-acak, 10 Orang Luka
Kejari Jombang Bongkar Korupsi Perbankan, Mantri BRI Dijebloskan ke Penjara
Niat Silaturahmi, Seorang Warga di Jombang Malah Dihajar Hingga Kepala Bocor
Rumah di Diwek Jombang Disiram Air Tinja, Pemilik Lapor Polisi
Ledakan Tabung LPG Diduga Terjadi di Gudang Ilegal Jombang, Satu Orang Tewas
Dua Kali Disurati Masih Bungkam, Sengketa 237 Buruh di Jombang Diseret ke Meja Hijau

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Kader Gerindra yang Terjaring OTT KPK

Jumat, 10 April 2026 - 16:34 WIB

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Rabu, 8 April 2026 - 05:51 WIB

Kejari Jombang Bongkar Korupsi Perbankan, Mantri BRI Dijebloskan ke Penjara

Selasa, 7 April 2026 - 07:29 WIB

Niat Silaturahmi, Seorang Warga di Jombang Malah Dihajar Hingga Kepala Bocor

Senin, 6 April 2026 - 13:23 WIB

Rumah di Diwek Jombang Disiram Air Tinja, Pemilik Lapor Polisi

Berita Terbaru

Hukum

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:34 WIB