Diduga Gegara Piutang, Warga Jombang Diculik, Disekap, dan Dihajar Empat Orang di Kediri

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga Jombang diculik, disekap dan di hajar empat orang di Kediri. (Ai)

Ilustrasi warga Jombang diculik, disekap dan di hajar empat orang di Kediri. (Ai)

KEDIRI – Seorang warga Desa Tinggar, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bernama Edi Saputro (34), melaporkan dugaan tindak pidana penculikan, penyekapan, dan penganiayaan yang dialaminya di wilayah Kediri.

Motif di balik aksi kekerasan kejam ini diduga kuat adalah persoalan utang-piutang.

Laporan resmi telah disampaikan oleh korban kepada Kepolisian Resor (Polres) Kediri pada hari Kamis, 23 Oktober 2025. Laporan tersebut tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kediri dengan Nomor: 710/X/2025/SPKT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edi Saputro, mengaku diculik, disekap, dan dianiaya oleh mitra kerjanya yang ia sebut bernama Tomo, beserta empat orang anak buahnya.

Menurut Edi, kejadian bermula ketika ia dijemput oleh empat anak buah Tomo dengan alasan akan diajak bermusyawarah mengenai pelunasan utang. Namun, Edi justru dibawa ke sebuah kandang sapi milik Tomo di Dusun Sangrahan, Desa Karangpakis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, tempat ia disekap dan dianiaya secara brutal.

“Di kandang sapi, saya diikat lalu dipukuli berulang kali di bagian wajah hingga memar. Anak Tomo dan dua anak buahnya juga ikut memukuli. Leher belakang dan punggung saya juga dipukul menggunakan tali tampar,” tutur Edi Saputro pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga  Pembungkaman Diskusi Buku 'Reset Indonesia' di Madiun, Ironi di Tengah Krisis Demokrasi

Korban mengakui memiliki utang sebesar Rp26.800.000 kepada Tomo, dan sebagiannya, yakni Rp13.400.000, telah dibayarkan. Edi berharap aparat kepolisian segera memproses hukum para pelaku.

Setelah beberapa jam disekap dan dianiaya, korban akhirnya dibebaskan setelah dijemput oleh saudaranya bersama perangkat Desa Tinggar. Setibanya di Polres Kediri, korban diminta untuk melakukan visum di Rumah Sakit Pare, diantar oleh pihak kepolisian.

Keterangan korban dikuatkan oleh Abdul Wahib, Kepala Seksi Pelayanan Desa Tinggar, yang turut serta menjemput Edi di lokasi kejadian dan menyaksikan adanya pemukulan. Wahib juga berharap Polres Kediri segera menindaklanjuti laporan ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan ini. Upaya konfirmasi masih dilakukan.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Autopsi Jasad Bayi di Dam Jombang: Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan
Keracunan Massal di Ponpes Betek, Komnas PA Tuntut Sanksi Pidana SPPG Lalai
Residivis di Jombang Kembali Digulung, Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Permen
Misteri Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Polisi dan Dinkes Uji Sampel Rawon ke Surabaya
Oknum Kades di Jombang Dipolisikan, Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Modus Jual Tanah
Lelang Dianggap Cacat Prosedur, Kantor Hukum SSA Al Wahid Gugat BRI dan KPKNL Surabaya
Polres Jombang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, 34 Motor dan 17 Tersangka Berhasil Diamankan
Polres Jombang Ungkap Peredaran Miras, Ratusan Botol Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:49 WIB

Hasil Autopsi Jasad Bayi di Dam Jombang: Polisi Temukan Indikasi Pembunuhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:00 WIB

Keracunan Massal di Ponpes Betek, Komnas PA Tuntut Sanksi Pidana SPPG Lalai

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:33 WIB

Residivis di Jombang Kembali Digulung, Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Permen

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Polisi dan Dinkes Uji Sampel Rawon ke Surabaya

Senin, 2 Maret 2026 - 12:29 WIB

Oknum Kades di Jombang Dipolisikan, Diduga Tipu Warga Ratusan Juta Modus Jual Tanah

Berita Terbaru

Ilustrasi dibuat oleh Ai, sejumlah buruh di PHK. (ANANG/MITRAMEDIA)

Bisnis

Kado Pahit Idul Fitri: PT SGS PHK Ratusan Karyawan

Rabu, 11 Mar 2026 - 11:27 WIB