Pemkab Jombang Hapus Mulok Diniyah, Bukti Kemunduran Pendidikan Agama Rezim Warsubi

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah guru agama di Jombang saat melakukan aksi solidaritas pada 18 Mei 2024 lalu. (MITRAMEDIA)

Sejumlah guru agama di Jombang saat melakukan aksi solidaritas pada 18 Mei 2024 lalu. (MITRAMEDIA)

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi menghapus Muatan Lokal (Mulok) Keagamaan atau Diniyah pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Santri.

Penghapusan itu ternyata bukanlah penghapusan secara mutlak, melainkan Mulok Diniyah dialihkan menjadi ekstrakurikuler. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Ekstrakurikuler Kearifan Lokal pada Satuan Pendidikan di Lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.

Dalam Perbup itu juga tertulis bahwa Perbup sebelumnya Nomor 41 Tahun 2019 tentang Kurikulum Muatan Lokal Keagamaan dan Pendidikan Diniyah pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah guru Muatan Lokal Keagamaan dan Pendidikan Diniyah di Jombang merasa kecewa dengan kebijakan Pemkab menghapus muatan lokal.

Bahkan, ia mempertanyakan alasan prinsipiel Pemkab membunuh identitas pendidikan agama di Kota Santri ini.

“Kami juga bingung, kenapa dihapus, diarahkan ke Ekstrakulikuler, kalau masuk ekstra ya urgensinya seperti di kesampingkan,” kata seorang guru Diniyah berinisial SA ini.

Baca Juga  Pemkab Terkesan Kejam, Ini Sederet Fakta Kasus Pemecatan Guru di Kota Santri

Menurutnya, Jombang saat ini telah kehilangan ruh pendidikan agama dan rezim pemerintahan saat ini tidak mengerti soal tujuan Kota Santri.

“Seharusnya Pemkab ini melakukan kajian dulu, riset, sebelum menghapus,” lontarnya.

Ia berpandangan bahwa guru mulok diniyah itu di-SK-kan oleh Dinas Pendidikan, sementara guru pembina ekstra di-SK-kan oleh kepala sekolah. Hal tersebut berpotensi menurunkan kualitas pendidik. Sebab, kepala sekolah memiliki otoritas untuk mengangkat bahkan memberhentikan guru tersebut.

“Ya kalau ekstrakulikuler terserah kepsek, mau diangkat atau diberhentikannya,” katanya.

Ia juga memberikan perbandingan dengan pola pendidikan muatan lokal di Kabupaten Mojokerto. Tepat pada Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto, Pemkab Mojokerto meluncurkan buku mata pelajaran muatan lokal sejarah Majapahit. Salah satunya berjudul Berteman Itu Menyenangkan karya Shofiya Hanak Albarraa.

“Itu sebuah analogi pemerintahan mencolok, Mojokerto peduli identitas daerahnya, sementara Jombang malah kehilangan ruhnya, sangat ironi,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Wor Windari, masih belum dapat dikonfirmasi.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDI Perjuangan dan Dewan Pendidikan Dobrak Kebuntuan, Tangis Haru Warnai Pembebasan Ijazah di Gadingmangu
Konfercab ke-31 HMI Jombang: Alumni Desak Revitalisasi Nalar Kritis dan Produktivitas Kader
Aduan Penahanan Ijazah YPBU Gadingmangu Terus Meluas, Dua Wali Murid Susul Melapor
Ijazah Anaknya Ditahan, Sejumlah Wali Murid YPBU Gadingmangu Wadul Dewan Pendidikan
Potret SDN Jipurapah 2 di Tengah Prahara Pemecatan Guru ASN
Kesaksian Mantan Murid Yogie Susilo: Bantah Tuduhan Gurunya Sering Tak Masuk Ngajar
Pemkab Terkesan Kejam, Ini Sederet Fakta Kasus Pemecatan Guru di Kota Santri
Dewan Pendidikan Desak Inspektorat Audit Menyeluruh Administrasi Disdikbud Jombang yang Amburadul

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:43 WIB

Pemkab Jombang Hapus Mulok Diniyah, Bukti Kemunduran Pendidikan Agama Rezim Warsubi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:03 WIB

Konfercab ke-31 HMI Jombang: Alumni Desak Revitalisasi Nalar Kritis dan Produktivitas Kader

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:56 WIB

Aduan Penahanan Ijazah YPBU Gadingmangu Terus Meluas, Dua Wali Murid Susul Melapor

Senin, 18 Mei 2026 - 17:29 WIB

Ijazah Anaknya Ditahan, Sejumlah Wali Murid YPBU Gadingmangu Wadul Dewan Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:45 WIB

Potret SDN Jipurapah 2 di Tengah Prahara Pemecatan Guru ASN

Berita Terbaru