Potret SDN Jipurapah 2 di Tengah Prahara Pemecatan Guru ASN

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SDN Jipurapah 2 saat mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). (MITRAMEDIA.CO/ISTIMEWA)

Siswa SDN Jipurapah 2 saat mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). (MITRAMEDIA.CO/ISTIMEWA)

JOMBANG – Terisolasi secara geografis dan kini terhimpit polemik administratif. Itulah potret SDN Jipurapah 2, sebuah sekolah kecil di pelosok Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Sekolah yang berdiri di atas infrastruktur ala kadarnya ini mendadak menjadi pusat perhatian publik menyusul keputusan Pemerintah Kabupaten Jombang memberhentikan salah satu guru ASN-nya, yakni Yogi Susilo.

Kasus ini menyisakan pertanyaan besar. Apakah pemecatan ini murni persoalan disiplin, ataukah ada kelemahan sistem dalam memotret realitas pengabdian di wilayah tertinggal?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mencapai SDN Jipurapah 2 bukan perkara mudah. Meski berstatus sekolah negeri, lokasinya menuntut perjuangan fisik bagi siapa pun yang ingin mendatanginya.

Dari pusat Kota Jombang, dibutuhkan waktu tempuh sekitar 90 menit menuju Desa Jipurapah, ditambah perjalanan 8 kilometer menembus hutan menuju Dusun Kedungdendeng.

“Kalau naik sepeda motor matik satu jam, sepeda trail setengah jam, jika melihat kondisi jalan hari ini. Medan jalannya sebagian paving, cor, lalu tanah. Sebagian besar masih tanah,” ujar Setiawan, warga setempat.

Di sekolah yang hanya memiliki 26 siswa dari kelas 1 hingga 6 ini, fasilitas sangat terbatas. Hanya tersedia tiga ruang untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) enam kelas, yang memaksa siswa berbagi ruang dalam sekat-sekat kesederhanaan.

Baca Juga  WCC Jombang Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Disertai Ancaman oleh Oknum Perangkat Desa

Plt Kepala Sekolah SDN Jipurapah 2, Winarsih, secara membenarkan bahwa alasan pemecatan Yogi Susilo berakar dari dugaan ketidakhadiran berkepanjangan sepanjang 2024 hingga 2025.

Menurutnya, sekolah memegang bukti otentik yang melandasi jatuhnya sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDH) tersebut.

“Memang benar, selama satu semester itu tidak masuk. Bukti absensinya ada,” kata Winarsih kepada wartawan di lokasi, Selasa (5/5/2026).

Winarsih menekankan bahwa ketidakhadiran guru berstatus ASN di sekolah pelosok seperti ini berdampak fatal karena keterbatasan jumlah pengajar.

“Siswanya dari warga sekitar sini saja,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yogi Susilo menangkis tuduhan tersebut. Ia menduga ada ketidakakuratan dalam proses pendataan disiplin yang berujung pada SK Bupati Jombang tertanggal 18 April 2026 tersebut.

Argumen utama Yogi adalah sistem keuangan negara yang menurutnya tetap mengakui kinerjanya.

“Setelah hukuman sebelumnya selesai, saya tetap aktif mengajar setiap hari. Tunjangan profesi juga tetap cair,” ucap Yogi, Selasa (28/4/2026) lalu.

Sementara itu, Kepala Dusun Kedungdendeng, Jihan Suprendik, menegaskan betapa krusialnya keberadaan sekolah ini bagi warga.

“Kalau ke sekolah lain harus ke pusat desa, jaraknya sekitar tujuh kilometer dari sini,” ujar dia.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesaksian Mantan Murid Yogie Susilo: Bantah Tuduhan Gurunya Sering Tak Masuk Ngajar
Pemkab Terkesan Kejam, Ini Sederet Fakta Kasus Pemecatan Guru di Kota Santri
Dewan Pendidikan Desak Inspektorat Audit Menyeluruh Administrasi Disdikbud Jombang yang Amburadul
Guru di Jombang yang Dipecat Bupati Ternyata Kondisinya Tak Sehat Usai Kecelakaan
Terjadi Lagi, Dugaan Kriminalisasi Guru di Jombang yang Diberhentikan Sepihak
Guru di Jombang Dipecat Bupati Usai Kritik Fasilitas Sekolah yang Tak Layak
Pemkab Jombang Zalim, Guru Disuruh Kerja Namun Tak Digaji
SD Plus Darul Ulum Jombang Salurkan 335 Paket Zakat Fitrah dan Ratusan Takjil

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:12 WIB

Kesaksian Mantan Murid Yogie Susilo: Bantah Tuduhan Gurunya Sering Tak Masuk Ngajar

Senin, 4 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pemkab Terkesan Kejam, Ini Sederet Fakta Kasus Pemecatan Guru di Kota Santri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:13 WIB

Dewan Pendidikan Desak Inspektorat Audit Menyeluruh Administrasi Disdikbud Jombang yang Amburadul

Rabu, 29 April 2026 - 20:18 WIB

Guru di Jombang yang Dipecat Bupati Ternyata Kondisinya Tak Sehat Usai Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 - 19:35 WIB

Terjadi Lagi, Dugaan Kriminalisasi Guru di Jombang yang Diberhentikan Sepihak

Berita Terbaru

Dharu Suwandono (kiri) dan Yogi saat mengantar surat permohonan hearing di Kantor DPRD Jombang. (ISTIMEWA)

Pemerintahan

DPRD Bakal Bedah Skandal Kasus Pemecatan Dua Guru di Jombang

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:57 WIB