JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang resmi memulai babak baru di bawah kepemimpinan Sumrambah untuk masa bakti 2025–2030.
Mengawali masa jabatannya, Politisi yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Jombang ini langsung menetapkan target ekspansif, yakni merebut 15 kursi DPRD pada Pemilu 2029 dan mengamankan kemenangan strategis di Pilkada mendatang.
Langkah taktis ini dikukuhkan melalui konsolidasi internal yang dikemas dalam tasyakuran dan doa bersama pada Sabtu (3/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum ini menandai dimulainya perombakan struktural besar-besaran di tingkat akar rumput untuk memperkuat mesin politik partai di Kota Santri.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, menegaskan bahwa kepengurusan baru ini mengemban mandat untuk mengembalikan supremasi partai.
Ia memproyeksikan kenaikan suara yang signifikan dan perolehan kursi legislatif sebagai landasan pacu kekuatan politik di daerah.
“Target perolehan kursi kami berada di angka 13 hingga 15 kursi. Ini adalah momentum untuk mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Jombang,” tegas Sumrambah saat diwawancarai, Sabtu (3/1).
Di sisi lain, Sumrambah menegaskan posisi politik partai terhadap eksekutif. Mengikuti instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP), PDI Perjuangan Jombang berkomitmen menjadi mitra kritis yang tidak sekadar menjadi stempel kebijakan pemerintah daerah.
“Sesuai arahan DPP, kami akan tetap mengkritisi kebijakan pemerintah. Jika program tidak berpihak pada rakyat, kami akan bersuara. Namun, jika membawa kebaikan, tentu kami dukung,” kata mantan Wakil Bupati Jombang tersebut.
Sumrambah juga menginstruksikan seluruh kader untuk melakukan gerakan penetrasi ke pelosok desa guna menyerap aspirasi riil masyarakat.
Efektivitas restrukturisasi internal dan konsistensi kader dalam mengawal isu kerakyatan selama empat tahun ke depan akan menjadi penentu apakah PDI Perjuangan mampu mengunci dominasi 15 kursi di parlemen Jombang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Jombang, Muhammad Masrur, menyatakan bahwa target tersebut merupakan kalkulasi rasional.
Politisi Banteng yang karib disapa Gus Masrur ini menekankan integrasi antara kemenangan di tingkat legislatif (Pileg) dan eksekutif (Pilkada).
“Kami siapkan kader-kader terbaik. Strateginya jelas: menangkan kursi Pileg, kemudian amankan Pilkada,” ujar Gus Masrur.
Guna mencapai target ambisius tersebut, PDI Perjuangan Jombang segera melakukan restrukturisasi organisasi secara masif.
Pembenahan pengurus dari tingkat PAC hingga ranting menjadi prioritas utama untuk memastikan fondasi politik yang solid sebelum mesin partai bekerja penuh menuju 2029.















