Direktur Baru, Pelayanan RSUD Jombang Kembali Dikeluhkan

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD JOMBANG.

RSUD JOMBANG.

JOMBANG – Belum genap sebulan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang diganti, keluhan soal pelayanan di RSUD kembali dikeluhkan.

Keluhan itu dilontarkan oleh seseorang berinisial A di salah satu grup Whatsapp, Senin (22/9/2025) pagi.

“RSUD Jombang terkenal lemot dan lambat tangani pasien kecelakaan,” tulis A dalam grup Whatsapp.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sembari mengirimkan surat permohonan klaim ansuransi dari Polres Jombang, A menceritakan jika keluarganya mengalami kecelakaan hingga patah tulang namun tidak kunjung dilakukan penindakan operasi.

“Adik kulo MRS mulai semalam patah tulang, sampai pagi ini belum dapat jadwal operasi. Kurang ajar,” tulisnya lagi.

Ia menambahkan jika saudaranya itu sebelumnya punya Kartu Indonesia Sehat (KIS) namun petugas menyebut jika KIS itu telah mati.

Baca Juga  GP Ansor Bangil Pertanyakan Dasar Hukum KPK Tetapkan Gus Yaqut Sebagai Tersangka

“Kok bisa KIS mati,” lontarnya.

Dikonfirmasi hal itu, Humas RSUD Jombang, dr Fery Dewanto mengaku semua pasien ditangani dengam baik sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Biasanya kami gak mungkin gak ditangani kalau di UGD, kami langsung tangani sesuai dengan keluhan, kita mengutamakan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit,” terangnya.

Menurut dr Fery pasiennya semalam masuk UGD sekitar jam 21.00 WIB dan jam 23.00 WIB sudah masuk ruangan. Sudah terpasang infus, foto rontgen, dan ditangani langsung spesialis tulang.

“Insyaallah rencananya akan segera dilakukan operasi, rencananya besok tentu harus menunggu hasil pemeriksaan hari ini,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghadapi Dinamika Alam Bengawan Solo, PU SDA dan Kontraktor Susun Perbaikan Lanjutan
GP Ansor Bangil Pertanyakan Dasar Hukum KPK Tetapkan Gus Yaqut Sebagai Tersangka
AMI Tolak Stigmatisasi Suku Madura, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Kemanusiaan
Gadis SMP Penjual Nasi Bungkus di Jombang Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Berangkat Sekolah
Warga Didenda Jutaan Rupiah hingga Subsidi Gratis Warnai Hari Listrik Nasional di Jombang
Ketua AMI Nilai Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran Hadirkan Arah Baru untuk Indonesia
Pencegahan Korupsi Desa Diperkuat, Praktisi Hukum Jombang Tekankan APIP Lebih Esensial dari Penindakan
Peringati Maulid Nabi, AMI Gelar Selawat dan Doa Bersama Jaga Kondusivitas Surabaya dan Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:44 WIB

Menghadapi Dinamika Alam Bengawan Solo, PU SDA dan Kontraktor Susun Perbaikan Lanjutan

Senin, 29 Desember 2025 - 10:47 WIB

AMI Tolak Stigmatisasi Suku Madura, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Kemanusiaan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:58 WIB

Gadis SMP Penjual Nasi Bungkus di Jombang Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Berangkat Sekolah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:35 WIB

Warga Didenda Jutaan Rupiah hingga Subsidi Gratis Warnai Hari Listrik Nasional di Jombang

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:24 WIB

Ketua AMI Nilai Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran Hadirkan Arah Baru untuk Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (Ist)

Hukum

OTT KPK di Pati Merupakan Alarm Bagi Warsubi

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:13 WIB