Muktamar NU Jombang Diwarnai Kericuhan dan Upaya Sabotase

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan di area Muktamar NU Jombang. (MITRAMEDIA)

Kericuhan di area Muktamar NU Jombang. (MITRAMEDIA)

JOMBANG – Kericuhan terjadi di sekitar arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026) siang.

Panitia lokal menyebut kericuhan tersebut dipicu oleh sejumlah oknum yang bukan peserta muktamar.

Panitia lokal bidang Humas dan Publikasi Muktamar ke-35 NU, Moh Izzul Islam atau Gus Amik, mengatakan kericuhan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Menurutnya, sejumlah orang berusaha masuk ke dalam tenda persidangan setelah pimpinan sidang dan masyayikh menetapkan tata tertib pemilihan Ketua Umum PBNU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi sekitar jam 12 siang tadi terdapat kericuhan dari oknum-oknum bukan muktamirin atau peserta muktamar,” kata Gus Amik dalam keterangannya.

Gus Amik menjelaskan, salah satu poin dalam tata tertib yang menjadi perhatian berkaitan dengan syarat calon Ketua Umum PBNU. Dalam ketentuan tersebut, calon ketua umum disebut harus memiliki jeda minimal satu tahun dari keanggotaan partai politik maupun jabatan politik.

Setelah tata tertib ditetapkan, kata Gus Amik, sejumlah orang berusaha menerobos masuk dari sisi barat tenda persidangan. Namun, upaya tersebut berhasil dicegah oleh tim keamanan.

“Ada penyusup yang mendobrak keamanan yang ingin masuk ke tenda, tapi berhasil dicegah oleh tim keamanan,” ujarnya.

Selain berusaha masuk ke area persidangan, panitia juga menemukan adanya upaya mengganggu fasilitas kelistrikan di sekitar arena muktamar. Bahkan, sempat terjadi insiden listrik terbakar.

Baca Juga  Akses Jembatan Mulai Digarap, Pembangunan Grha Cak Nur Jombang Resmi Dimulai

“Ada juga yang berusaha untuk mengganggu jalannya acara dengan merusak kelistrikan yang ada di area muktamar. Jadi ada yang sempat terbakar tadi,” jelasnya.

Tim keamanan kemudian mendorong sejumlah orang yang membuat kericuhan ke sisi barat arena muktamar. Saat berada di lapangan, panitia mengaku menemukan seorang oknum yang menggunakan atribut yang disebut berkaitan dengan salah satu bakal calon Ketua Umum PBNU.

“Ada oknum yang menggunakan atribut salah satu bakal calon ketua, memakai kaos putih tapi dibalik dan gambarnya kelihatan,” katanya.

Gus Amik menyebut panitia akan mengumpulkan dan menyampaikan bukti berupa foto maupun video terkait kejadian tersebut.

Setelah didorong menjauh dari area tenda, kelompok tersebut disebut berpindah ke sekitar jembatan makam Mbah Hamid. Menurut Gus Amik, hingga siang ini masih terdapat upaya untuk mengganggu jalannya kegiatan muktamar.

“Setelah disuruh mundur ke sebelah barat area muktamar, para provokator ini pindah di jembatan makam Mbah Hamid. Sampai hari ini mereka masih ingin menyabotase acara kegiatan muktamar,” tuturnya.

Ia menyebut kericuhan berlangsung sekitar 30 menit di sisi barat tenda. Sejumlah orang disebut sempat meneriakkan yel-yel yang meminta pergantian pimpinan sidang.

“Yang di barat tenda tadi sekitar 30 menit. Mereka memaksa masuk dan menggunakan yel-yel ‘ganti pimpinan sidang’,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan
Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu
Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang
Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8
Kernet Truk Asal Jombang Hilang Usai KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga: Bawa Selimut Almarhum Ibu
Kisah Pilu Ibu di Jombang, Status WA Terakhir Anaknya Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Buka Penginapan Gratis Muktamar NU, Kampus Undar Jadi Ajang Reuni Alumni se-Nusantara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru