Uang Nasabah BSI Jombang Raib Ternyata Disedot MUF Tanpa Persetujuan

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BSI yang berloaksi di Kawasan Ruko Cempaka Mas, Peterongan, Jombang. (Istimewa)

Kantor BSI yang berloaksi di Kawasan Ruko Cempaka Mas, Peterongan, Jombang. (Istimewa)

JOMBANG – Dugaan praktik pendebetan saldo secara sepihak terjadi di Jombang, Jawa Timur, kali ini menimpa nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang (KC) Jombang yang mendapati dananya berpindah ke rekening Mandiri Utama Finance (MUF) tanpa konsensus hukum yang jelas.

Kasus ini menimpa seorang perempuan berinisial EM (55), warga Desa Kepatihan, Jombang.

Ia mengaku kehilangan saldo sebesar Rp1.171.000 secara mendadak pada Rabu (18/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran yang dilakukan nasabah mengungkap fakta mengejutkan bahwa dana tersebut ditarik secara sepihak oleh MUF, padahal nasabah mengeklaim tidak pernah menandatangani klausul auto-debet.

Alih-alih memberikan proteksi terhadap keamanan dana nasabah, pihak Customer Service (CS) BSI KC Jombang terkesan cuci tangan.

Saat EM meminta klarifikasi, pihak bank justru mengarahkan nasabah untuk berurusan langsung dengan MUF.

“Pihak CS hanya menjelaskan ada penarikan keluar dengan keterangan ‘debet lain-lain’. Saya diminta mengonfirmasi sendiri ke kantor MUF,” ujar EM saat dikonfirmasi pada Kamis (19/3/2026).

Baca Juga  Bikin Nagih, Menikmati Excelsa di Hutan Wonosalam

Langkah BSI ini dinilai mencederai prinsip perlindungan konsumen. Sebagai institusi pengelola dana plat merah, BSI seharusnya bertanggung jawab atas setiap mutasi keluar yang tidak diawali dengan instruksi pemilik rekening.

EM menegaskan bahwa selama ini ia konsisten melakukan pembayaran angsuran kendaraan melalui gerai ritel (Indomaret) secara tunai.

Ia tidak pernah mengintegrasikan rekening gaji miliknya di BSI sebagai instrumen pembayaran kredit.

“Setelah cetak rekening koran, memang benar dana lari ke tagihan MUF. Padahal saya tidak pernah memberi izin auto-debet. Rekening itu murni untuk simpanan dan gaji,” tegasnya.

Indikasi kejanggalan semakin kuat dengan respons awal pihak keamanan (satpam) BSI di kantor cabang Peterongan yang sempat berdalih bahwa sistem sedang mengalami gangguan (error) saat nasabah mencoba melapor di hari kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen BSI KC Jombang maupun pihak Mandiri Utama Finance belum memberikan pernyataan resmi terkait dasar hukum penarikan dana tersebut.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jamin Ketahanan Pangan Jelang Idulfitri, Bulog Pasok 8 Ton Beras di Pasar Murah Jombang
Kado Pahit Idul Fitri: PT SGS PHK Ratusan Karyawan
Warga Didenda Jutaan Rupiah hingga Subsidi Gratis Warnai Hari Listrik Nasional di Jombang
Disegel Pemkab, Kades Gambiran Klaim PT Jian You Kantongi Izin LSD dan KKPR
Mafia Perizinan Ancam Iklim Investasi Jombang, Perusahaan Habis Miliaran Rupiah Namun Izin Belum Rampung
Hadiri Gelar Potensi Desa di Jombang, Sumardi Dorong Inventarisasi Setiap Potensi
Satgas TMMD Kodim 0814 Kunjungi UMKM Pembuatan Arang Kayu, Dongkrak Peluang Ekonomi
Bikin Nagih, Menikmati Excelsa di Hutan Wonosalam

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:59 WIB

Jamin Ketahanan Pangan Jelang Idulfitri, Bulog Pasok 8 Ton Beras di Pasar Murah Jombang

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:27 WIB

Kado Pahit Idul Fitri: PT SGS PHK Ratusan Karyawan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:35 WIB

Warga Didenda Jutaan Rupiah hingga Subsidi Gratis Warnai Hari Listrik Nasional di Jombang

Rabu, 1 Oktober 2025 - 04:51 WIB

Disegel Pemkab, Kades Gambiran Klaim PT Jian You Kantongi Izin LSD dan KKPR

Sabtu, 27 September 2025 - 19:28 WIB

Mafia Perizinan Ancam Iklim Investasi Jombang, Perusahaan Habis Miliaran Rupiah Namun Izin Belum Rampung

Berita Terbaru