Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elpiji subsidi 3 kg. (Istimewa)

Elpiji subsidi 3 kg. (Istimewa)

JOMBANG — Kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram kian meresahkan warga Kabupaten Jombang dalam sepekan terakhir.

Minimnya pasokan memaksa masyarakat dan pelaku usaha kecil melakukan perburuan stok hingga lintas kecamatan demi menjaga dapur tetap mengepul.

Kondisi ini dilaporkan telah mencapai titik kritis sejak awal April 2026. Pantauan di lapangan menunjukkan banyak toko pengecer dan agen yang memasang papan pengumuman stok kosong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akmal, seorang agen LPG di Kecamatan Peterongan, mengungkapkan bahwa keterlambatan distribusi sebenarnya sudah terjadi secara bertahap sejak setahun terakhir. Namun, intensitas gangguan pasokan meningkat tajam dalam dua bulan belakangan.

“Puncaknya minggu ini. Pengiriman sering terlambat dan jumlahnya terbatas. Begitu stok datang, tidak sampai satu jam sudah ludes diserbu warga. Sekarang kosong lagi, kami belum tahu kapan kiriman berikutnya masuk,” ujar Akmal, Jumat (10/4/2026).

Fenomena panic buying juga mulai terlihat di beberapa titik. Kekhawatiran akan kekosongan stok yang berkepanjangan memicu warga untuk memborong gas melon tersebut sesaat setelah distribusi tiba di pangkalan.

Kelangkaan ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner.

Baca Juga  DPRD Jombang Godok Raperda Pengendalian Miras, Urgensi atau Sekadar Formalitas?

Nasihin (43), seorang pedagang nasi pecel, menceritakan perjuangannya mendapatkan bahan bakar untuk berjualan.

Ia mengaku harus berkeliling menyisir wilayah Peterongan hingga Sumobito tanpa hasil, sebelum akhirnya menemukan satu tabung di wilayah Mojoagung.

Dampaknya, biaya operasional Mlmembengkak. Sebab, harus mencari stok hingga radius belasan kilometer.

Selanjutnya adalah ancaman henti produksi, beberapa pedagang mulai mempertimbangkan untuk meliburkan usahanya.

Ketidakpastian stok atau tidak adanya jadwal distribusi yang pasti dari pihak pangkalan.

“Kalau terus-terusan langka seperti ini, saya terpaksa libur jualan. Mau memasak pakai apa kalau gasnya tidak ada?” keluh Nasihin dengan nada pasrah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait maupun Pertamina mengenai penyebab pasti tersendatnya pasokan di wilayah Jombang.

Masyarakat meminta adanya pengawasan ketat terhadap rantai distribusi guna memastikan gas bersubsidi ini tepat sasaran dan kembali tersedia secara normal di pasaran.

Tanpa langkah normalisasi yang cepat, krisis energi skala lokal ini dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga di tingkat pengecer serta melumpuhkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jombang.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Jatim Kawal Pemeriksaan Hj. Her di KPK, Tegaskan Tolak Segala Bentuk Kriminalisasi
Ketua PCNU Jombang Usulkan Kriteria Calon Ketum PBNU Non-Pesantren, Ada Apa? 
Sinergi DPRD Jatim dan Pekantara Sosialisasikan Regulasi SIPA bagi Pembudidaya Ikan di Jombang
DPRD Jombang Godok Raperda Pengendalian Miras, Urgensi atau Sekadar Formalitas?
Hilal Tak Terlihat di Jombang, Penetapan Idulfitri 1447 H Menunggu Sidang Isbat
Aliansi Madura Indonesia Salurkan 2.000 Paket Sembako di Depan Gedung Grahadi
Buka Puasa Bersama Warga Perumahan Griya Permata Jombang Kenanga 3, Rajut Silaturahmi dan Kebersamaan
Polres Jombang Ringkus 4 Pemuda Bersenjata Celurit Raksasa dan Bom Bondet

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26 WIB

Krisis Elpiji Subsidi di Jombang, Warga Berburu hingga Luar Kecamatan, UMKM Terancam Bangkrut

Jumat, 10 April 2026 - 13:43 WIB

Madas Jatim Kawal Pemeriksaan Hj. Her di KPK, Tegaskan Tolak Segala Bentuk Kriminalisasi

Senin, 6 April 2026 - 07:35 WIB

Ketua PCNU Jombang Usulkan Kriteria Calon Ketum PBNU Non-Pesantren, Ada Apa? 

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:51 WIB

Sinergi DPRD Jatim dan Pekantara Sosialisasikan Regulasi SIPA bagi Pembudidaya Ikan di Jombang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:06 WIB

DPRD Jombang Godok Raperda Pengendalian Miras, Urgensi atau Sekadar Formalitas?

Berita Terbaru

Hukum

Polisi di Jombang Cek Ketersediaan LPG Subsidi

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:34 WIB