Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi babi saat berada di kandang. (ISTIMEWA/MITRAMEDIA.CO)

Ilustrasi babi saat berada di kandang. (ISTIMEWA/MITRAMEDIA.CO)

JOMBANG, MITRAMEDIA.CO – Keberadaan usaha peternakan babi di tengah kawasan pemukiman Dusun Mojoroto, Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, memicu keluhan warga.

Sebab, aroma tidak sedap dari kotoran ternak tersebut dilaporkan tercium hingga radius 100 meter dari lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, lokasi peternakan tersebut dimanfaatkan untuk penggemukan dan pengembangbiakan dengan populasi mencapai sekitar 68 ekor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usaha pengolahan ternak yang dipanen setiap lima hingga enam bulan sekali itu berada tepat di area halaman belakang kediaman Kepala Desa Mojowangi dan diduga kuat milik pejabat desa setempat.

Salah seorang warga setempat berinisial FB mengungkapkan, aktivitas peternakan ini telah berlangsung lebih dari satu tahun dan biasanya bau semakin parah dan mengganggu saat musim hujan.

Baca Juga  Buka Penginapan Gratis Muktamar NU, Kampus Undar Jadi Ajang Reuni Alumni se-Nusantara

“Baunya sangat menyengat, bahkan hingga radius 100 meter masih tercium bau busuk. Kalau hujan deras, limbah kotorannya diduga dibuang langsung ke saluran irigasi,” ujar FB kepada MITRAMEDIA.CO, Selasa (13/10/2026).

Ia menambahkan, sebagian warga merasa keberatan namun enggan menegur secara langsung lantaran pemilik peternakan tersebut diduga merupakan Kepala Desa Mojowangi.

Selain aktivitas pemeliharaan, di lokasi tersebut juga kerap berlangsung pemotongan babi serta pengangkutan ternak menggunakan moda transportasi darat untuk didistribusikan ke luar wilayah Jombang.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi masih terus dilakukan kepada Pemerintah Desa Mojowangi maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang guna memastikan legalitas izin usaha, kelayakan teknis peternakan di area pemukiman, serta sistem pengelolaan limbah lingkungan.

Penulis : Anang

Editor : Hamad

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu
Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang
Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8
Kernet Truk Asal Jombang Hilang Usai KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga: Bawa Selimut Almarhum Ibu
Kisah Pilu Ibu di Jombang, Status WA Terakhir Anaknya Sebelum KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Muktamar NU Jombang Diwarnai Kericuhan dan Upaya Sabotase
Buka Penginapan Gratis Muktamar NU, Kampus Undar Jadi Ajang Reuni Alumni se-Nusantara

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar Dini Hari, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kandang Babi di Jombang Dikomplain Warga Karena Cemari Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Penemuan Mayat di Persawahan Dusun Kandangan: Korban Diduga Warga Keplaksari yang Hilang Sepekan Lalu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jenazah ABK KM Virgo, Gondham Prakoso, Tiba di Rumah Duka di Jombang

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Akhir Penantian 13 Hari Keluarga Surono, Korban Tragis KM Virgo Transport 8

Berita Terbaru