JOMBANG — Perum Bulog memastikan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tersalurkan dengan tepat sasaran untuk meredam potensi lonjakan harga pangan di semester kedua tahun 2026. Melalui Kantor Cabang Mojokerto, Bulog mengawal langsung distribusi beras kualitas medium kepada ratusan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kabupaten Jombang.

Langkah ini menjadi stimulus penting pemerintah pusat dalam mengamankan pasokan pangan rumah tangga sekaligus menekan angka kemiskinan dan ketahanan pangan di daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Mohammad Husin, menegaskan bahwa seluruh proses distribusi ini merupakan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional yang dieksekusi oleh Bulog.
“Program ini diposisikan sebagai langkah stimulasi dari pemerintah untuk meringankan beban pengeluaran, terutama pada semester dua tahun 2026,” kata Husin.

Husin menjelaskan, beras yang dibagikan berasal dari persediaan CPP dengan jaminan mutu sesuai standar ketetapan pemerintah pusat. Setiap keluarga berhak menerima 10 kilogram beras per bulan. Pada tahapan ini, penyaluran digabung sekaligus untuk periode tiga bulan Juli, Agustus, dan September 2026 sehingga setiap penerima membawa pulang total 30 kilogram atau tiga sak beras.
Untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran, Bulog menggunakan skema data tunggal yang diresmikan oleh pemerintah pusat.
“Data penerima ditetapkan pemerintah pusat berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial,” ujar Husin.
Ia juga menekankan pesan kunci kepada masyarakat agar bantuan ini dikonsumsi sendiri untuk kebutuhan harian. “Penyaluran bantuan di Kabupaten Jombang dimulai pada hari pelaksanaan dan direncanakan berlangsung sampai 30 September,” ujarnya.
Proses distribusi massal ini dimulai secara serentak di Balai Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, pada Jumat (14/8/2026). Secara keseluruhan, komitmen penyaluran Bulog di Kabupaten Jombang mencakup skala yang sangat luas:
Kabupaten Jombang: 209.646 KPM
Kecamatan Gudo: 9.046 KPM
Desa Krembangan: 528 KPM
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jombang, Bambang Suntowo, menilai langkah aktif Bulog menyalurkan CPP sangat krusial dalam menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat.
“Saya berharap penyaluran bantuan ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran,” kata Bambang.
Menurutnya, program ini menjadi benteng penting pemerintah dalam menangani kerawanan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasar lokal.
Di tingkat tapak, Pemerintah Desa Krembangan mengapresiasi kerja cepat Bulog dalam merespons kebutuhan masyarakat desa. Kepala Desa Krembangan, Kusnan, mengimbau warga penerima 528 sak beras di wilayahnya untuk memanfaatkan bantuan ini secara bijak sebagai penopang ekonomi keluarga.
“Bantuan ini sifatnya untuk membantu kehidupan, bukan berarti setelah mendapat bantuan kemudian selalu mengharap bantuan,” pungkas Kusnan.















