Jelang May Day 2026, Buruh Jawa Timur Siap Gelar Aksi Tertib dan Damai

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh di Jatim saat menggelar aksi. (ISTIMEWA)

Buruh di Jatim saat menggelar aksi. (ISTIMEWA)

SURABAYA — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, kalangan buruh di Jawa Timur memastikan bahwa aksi tahunan yang akan digelar berlangsung tertib, aman, dan damai.

Hal tersebut disampaikan oleh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur, M. Ronny, yang menegaskan bahwa aksi buruh bukan sekadar demonstrasi, melainkan bentuk penyampaian aspirasi yang konstitusional.

“Aksi FSPMI setiap peringatan Hari Buruh adalah aksi yang tertib dan konstitusional. Ini bukan hanya tentang demonstrasi, tetapi wujud anak bangsa yang ingin menjaga negara dan daerahnya. Karena itu, dalam setiap konsolidasi, kami selalu mengimbau agar aksi May Day berjalan tertib, aman, dan damai,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi May Day di Surabaya rencananya akan dipusatkan di beberapa titik strategis dengan membawa sejumlah tuntutan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam aksi tersebut, buruh akan mendorong pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang sesuai dengan rekomendasi KSP-PB. Selain itu, mereka juga menuntut penghapusan sistem outsourcing, penolakan terhadap upah murah, serta penghentian ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dipicu kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Tak hanya itu, isu reformasi pajak juga menjadi perhatian. Buruh mendesak penghapusan pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR), Jaminan Hari Tua (JHT), serta pesangon pensiun. Mereka juga mendorong kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Di tingkat internasional, buruh meminta pemerintah segera meratifikasi Konvensi ILO 190 terkait penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja, serta memperkuat perlindungan bagi pekerja di sektor platform digital.

Baca Juga  Pesan Bupati Jombang untuk Pengibar Bendera Merah Putih

Sorotan pada Jaminan Sosial dan Kesehatan

Buruh juga menyoroti pentingnya perlindungan jaminan kesehatan, khususnya bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dalam BPJS Kesehatan yang iurannya tidak dibayarkan oleh pemberi kerja.

Mereka mendorong agar negara melalui BPJS Kesehatan, bersama Kejaksaan RI atau lembaga terkait, dapat menagihkan biaya layanan kesehatan tersebut kepada perusahaan yang lalai.

Dalam konteks daerah, buruh juga menagih komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya terkait implementasi putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang menjadi dasar penyusunan regulasi ketenagakerjaan baru.

“Selain itu, kami juga mendesak revisi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009 terkait pajak penghasilan atas pesangon dan manfaat pensiun, serta meminta pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi buruh perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga,” terangnya.

Isu kesejahteraan juga menjadi fokus, termasuk dorongan kepada pemerintah daerah untuk menyediakan rumah murah bersubsidi atau rumah susun bagi pekerja di Jawa Timur.

Tak kalah penting, buruh meminta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk pencegahan dan perlindungan hak buruh yang terdampak PHK. Mereka juga menuntut pemberian sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan berbagai tuntutan tersebut, buruh berharap momentum May Day 2026 dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha, demi terciptanya keadilan dan kesejahteraan di dunia kerja.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Jalan Sehat HUT Ke-81 RI di Desa Bendet Jombang
Antusiasme Membludak! Kuota Penginapan Gratis Muktamar NU di Kampus Undar Ditambah Jadi 800
Peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang Waspada Cuaca Ekstrem
Komitmen Dukung Program SIINas, Bulog Cabang Mojokerto Menerima Penghargaan Dari Pemkab
Kepala SPPG di Jombang Tak Masuk Kantor Saat Libur Sekolah, Gaji Tetap Utuh
Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati
Putar Film Pesta Babi: Gugatan dari Jombang atas Marjinalisasi Papua
Situs Bapenda Jombang Diduga Dibobol, Peretas Klaim Kantongi Ratusan Ribu Data

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Semarak Jalan Sehat HUT Ke-81 RI di Desa Bendet Jombang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang Waspada Cuaca Ekstrem

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:20 WIB

Komitmen Dukung Program SIINas, Bulog Cabang Mojokerto Menerima Penghargaan Dari Pemkab

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kepala SPPG di Jombang Tak Masuk Kantor Saat Libur Sekolah, Gaji Tetap Utuh

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah Pusat Otoriter, Mahasiswa Jombang Nekat Gelar Pesta Babi di Depan Pendopo Bupati

Berita Terbaru

Semarak warga RT 1 mengikuti jalan sehat di Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. (ANANG/MITRAMEDIA)

Daerah

Semarak Jalan Sehat HUT Ke-81 RI di Desa Bendet Jombang

Minggu, 16 Agu 2026 - 08:02 WIB

Ilustrasi.

Hukum

Gegara Cemburu, Istri di Lumajang Potong Kelamin Suami

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:04 WIB