Sosok Hari Sukemi, Wartawan TVRI yang Dikukuhkan Menjadi Dewan Pendidikan

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang, Warsubi saat prosesi penyerahan SK Dewan Pendidikan kepada Hari  Sukemi atau Krisna TVRI. DOK PEMKAB JOMBANG.

Bupati Jombang, Warsubi saat prosesi penyerahan SK Dewan Pendidikan kepada Hari Sukemi atau Krisna TVRI. DOK PEMKAB JOMBANG.

JOMBANG – Pagi itu, suasana di Ruangan Swagata, Pendopo Pemkab Jombang menyimpan asa kemajuan pendidikan.

Sebanyak 11 tokoh berpengaruh Jombang nampak berjejer mengenakan jas hitam, kemeja putih dan berdasi merah. Mereka dikukuhkan oleh Bupati Warsubi menjadi Dewan Pendidikan Periode 2025-2030.

Mereka adalah orang-orang pilihan yang diberi amanah untuk menjadi aspirator pendidikan di Kota Santri ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah pengukuhan yang berlangsung khidmat. Semua mata tertuju pada salah satu Dewan Pendidikan yang dikukuhkan. Rambutnya gondrong namun rapi, tatapannya tajam namun memancarkan senyum yang ramah.

Dia adalah Hari Sukemi. Sosok wartawan senior TVRI yang telah puluhan tahun bergelut di dunia jurnalistik.

Sosok itu karib disapa dengan nama Krisna TVRI. Selain aktif melakukan peliputan di tiga daerah, pria lulusan teknik kimia ITATS Surabaya tahun 1999 itu juga juga pernah menjabat mebjadi Ketua PWI Jombang tahun 2016-2017.

Bukan tanpa alasan, ia dikukuhkan menjadi dewan pendidikan karena dorongan orang-orang terdekatnya.

“Alhamdulillah, saya sebenarnya tidak mencalonkan. Saya didorong oleh teman terdekat,” kata Krisna, Selasa (12/8/2025).

Baca Juga  Politama Mojokerto Jalin Kerjasama Strategis dengan PT Jasuindo Tiga Perkasa

Kendati demikian, ia berkomitmen atas amanah yang telah diberikan. Bahkan, Krisna mengaku telah menyiapkan berbagai program untuk memajukan pendidikan di Kota Santri.

Bahkan, pada tahapan pemaparan, ia mengaku telah menjabarkan berbagai terobosan untuk memajukan pendidikan.

“Intinya kita membawa aspirasi pendidikan ya, sehingga kita harus amanah dan bisa bertujuan baik,” terangnya.

Menurut Krisna, dewan pendidikan adalah tempat pengabdian. Sebab, dewan pendidikan adalah DPR nya dunia pendidikan.

“Yang namanya DPR ya harus menyampaikan aslirasi dan bisa menyerap aspirasi, semua keluhan kendala harus disampaikan kepada eksekutif, tujuannya pendididikan Jombang semakin maju,” pungkasnya.

Adapun 11 Dewan Pendidikan yang dikukuhkan oleh Bupati Jombang adalah:

1. Dr. Ahmad Syakur, Lc., Μ.ΕΙ.
2. Rohmatul Akbar (Gus Bang)
3. Dr. Nur Ulwitah, M.PdI.
4. Nur Khasanuri, S.Pd., MM.
5. Dr. Ir. H. Cholil Hasyim
6. Moh Syafii
7. Hari Sukemi, ST. (Krisna)
8. Dr. Supriyanto Wisnu, SE., M.Si., SH.
9. Αna Αbdillah
10. H. M. Ikhsan Efendi, SE., M.Si.
11. Drs. Arief Kuswirasasono, MPd.

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Politama Mojokerto Jalin Kerjasama Strategis dengan PT Jasuindo Tiga Perkasa
Klarifikasi MAN 2 Jombang: Soal Penahanan Ijazah Murni Miskomunikasi
Politama Mojokerto Gencarkan Kemitraan Internasional, Cetak Lulusan Berdaya Saing Global
Memetik Buah Belajar: SMK Negeri Gudo Gelar Penilaian Tengah Semester
Dewan Pendidikan Jombang Gagas Hotline Aduan Masyarakat, Buka Ruang Aspirasi
PMII Komisariat STIKes Husada Jombang Resmi Berdiri, Ruang Kaderisasi Kian Luas
Miris, Ribuan Anak di Mojokerto Putus Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:39 WIB

Politama Mojokerto Jalin Kerjasama Strategis dengan PT Jasuindo Tiga Perkasa

Rabu, 19 November 2025 - 10:41 WIB

Klarifikasi MAN 2 Jombang: Soal Penahanan Ijazah Murni Miskomunikasi

Selasa, 4 November 2025 - 03:10 WIB

Politama Mojokerto Gencarkan Kemitraan Internasional, Cetak Lulusan Berdaya Saing Global

Senin, 15 September 2025 - 06:34 WIB

Memetik Buah Belajar: SMK Negeri Gudo Gelar Penilaian Tengah Semester

Jumat, 22 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Dewan Pendidikan Jombang Gagas Hotline Aduan Masyarakat, Buka Ruang Aspirasi

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (Ist)

Hukum

OTT KPK di Pati Merupakan Alarm Bagi Warsubi

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:13 WIB