SURABAYA – DPD Partai Golkar Jawa Timur resmi menuntaskan rangkaian agenda konsolidasi besar-besaran yang dipusatkan di Surabaya, Minggu (15/2/2026).
Perhelatan ini mencakup Pelantikan Akbar Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Jatim International Expo (JIE) serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Hotel Samator.
Ketua Panitia Pelaksana, Sumardi, menyatakan bahwa momentum ini merupakan tonggak sejarah baru bagi internal partai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, konsep pelantikan serentak bagi pengurus hasil Musda XI ini sengaja dirancang secara berbeda dari tradisi organisasi pada umumnya.
Inovasi Protokoler dan Simbol Kehormatan
Sumardi, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa aspek paling krusial dalam acara ini adalah penempatan posisi para pengurus daerah.
Sebanyak 3.000 pengurus dilantik secara bersamaan dalam satu ruangan.
“Kami menerapkan format yang tidak lazim. Para Ketua dan Sekretaris DPD kabupaten/kota yang akan dilantik ditempatkan di barisan depan, sejajar dan berhadapan langsung dengan Ketua Umum sejak awal hingga akhir acara. Biasanya, mereka duduk di belakang tamu VIP dan baru maju saat prosesi,” ujar Sumardi.
Ia menegaskan bahwa perubahan protokoler ini merupakan bentuk penghormatan tinggi kepada struktur pimpinan daerah sebagai ujung tombak partai di tingkat akar rumput.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang hadir didampingi Sekjen M. Sarmuji dan Waketum Wihaji.
Bahlil menyebut skala konsolidasi di Jawa Timur ini sebagai yang terbesar dan dapat menjadi inspirasi bagi provinsi lain di Indonesia.
“Ketua Umum menegaskan bahwa sejarah baru Golkar lahir dari Jawa Timur. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk menunjukkan soliditas mesin partai yang nyata,” tambah Sumardi.
Meski sukses secara seremoni, Sumardi mengingatkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah penguatan struktur menyongsong kontestasi politik mendatang. Sesuai dengan slogan “Solid Menuju Puncak”, ia berharap energi yang terbangun dalam pelantikan akbar ini dapat dikonversi menjadi perolehan suara signifikan pada Pemilu 2029.
Menutup keterangannya, Sumardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Kami berterima kasih kepada jajaran panitia, aparat keamanan, dan rekan-rekan media. Sinergi yang baik memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar,” pungkasnya.















