Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Sebagai ‘Destruksi Kedaulatan’ dan Kebangkitan Oligarki

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UNIBA Madura, Moh. Marwan. (Istimewa)

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) UNIBA Madura, Moh. Marwan. (Istimewa)

MITRAMEDIA.CO – Gelombang penolakan terhadap gagasan pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terus menguat.

Kebijakan tersebut dinilai bukan sekadar perubahan teknis, melainkan sebuah bentuk destruksi kedaulatan rakyat dan upaya sistematis menghidupkan kembali nalar politik oligarki di Indonesia.

Aktivis HMI UNIBA Madura, Moh. Marwan, menegaskan bahwa mengalihkan mandat suara dari rakyat ke meja perundingan parlemen adalah sinyal bahaya bagi demokrasi lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, langkah ini akan memenjarakan suara publik dalam sekat kepentingan elite yang kedap terhadap aspirasi arus bawah.

Secara fundamental, Marwan menyoroti bahwa legitimasi seorang pemimpin daerah harus bersumber langsung dari rakyat melalui kontrak sosial yang transparan. Jika pemilihan dilakukan oleh DPRD, maka esensi demokrasi dikhawatirkan bergeser menjadi pemerintahan oleh elite untuk kepentingan partai.

“Pilkada langsung adalah satu-satunya mekanisme yang menjamin akuntabilitas. Jika hak ini dirampas, kepala daerah tidak lagi merasa perlu mendengar keluhan warga, melainkan hanya akan tunduk pada instruksi ketua umum partai atau pimpinan dewan,” ujar Marwan, Kamis (15/1/2026).

Lebih lanjut, ia memperingatkan adanya ancaman atrofi demokrasi yang akut. Sistem pemilihan tidak langsung diprediksi akan memperparah praktik politik transaksional yang tertutup.

Baca Juga  Anggota DPRD Jatim Tampung Beragam Keluhan dalam Serap Aspirasi di Jombang

Kondisi ini berpotensi besar menyuburkan nepotisme dan korupsi di balik layar karena pemimpin terpilih akan tersandera utang budi kepada partai pengusung di parlemen.

Marwan menilai, hal ini mencederai cita-cita luhur negara republik yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

“Pemimpin yang lahir dari mekanisme ini akan kehilangan independensi dalam mengeksekusi kebijakan pro-rakyat,” tegasnya.

Menanggapi narasi yang menyebut Pilkada langsung berbiaya mahal dan rawan konflik, Marwan menilai hal tersebut hanyalah retorika untuk menutupi kegagalan partai politik dalam menjalankan fungsi edukasi dan kaderisasi.

Ia berpendapat bahwa solusi dari tingginya biaya politik seharusnya adalah pembenahan sistem pendanaan partai dan penegakan hukum terhadap politik uang (money politics), bukan dengan mengamputasi hak konstitusional warga negara.

“Sangat tidak adil jika rakyat harus menanggung beban kegagalan sistemik partai politik dengan kehilangan hak pilihnya. Kita butuh perbaikan kualitas institusi, bukan langkah mundur menuju era kegelapan otoritarianisme yang sentralistik,” pungkasnya.

Editor : ANANG CHAERUDDIN

Follow WhatsApp Channel mitramedia.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumrambah Pimpin PDI Perjuangan, Optimistis Menangkan Pileg dan Amankan Pilkada
Anggota DPRD Jatim Tampung Beragam Keluhan dalam Serap Aspirasi di Jombang
KPPG Jatim Distribusikan Bantuan Sosial di Jombang, Fokus pada Lansia dan Disabilitas
Golkar Mojokerto Apresiasi Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Anggota Fraksi Golkar Jombang Gelar Pasar Murah di Wonosalam, Peringati HUT Ke-61 Partai
Andik Basuki Kembali Nahkodai Golkar Jombang, DPD Jatim Minta Libatkan Anak Muda
Usai Membuka Musda Mojokerto, Ketua DPD Golkar Jatim Sowan Kiai
Achmad Hidayat dan DPP AMI Sepakat Perkuat Kolaborasi Bangun Surabaya

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:33 WIB

Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Sebagai ‘Destruksi Kedaulatan’ dan Kebangkitan Oligarki

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:27 WIB

Sumrambah Pimpin PDI Perjuangan, Optimistis Menangkan Pileg dan Amankan Pilkada

Sabtu, 22 November 2025 - 02:47 WIB

Anggota DPRD Jatim Tampung Beragam Keluhan dalam Serap Aspirasi di Jombang

Jumat, 14 November 2025 - 12:31 WIB

KPPG Jatim Distribusikan Bantuan Sosial di Jombang, Fokus pada Lansia dan Disabilitas

Rabu, 12 November 2025 - 05:14 WIB

Golkar Mojokerto Apresiasi Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (Ist)

Hukum

OTT KPK di Pati Merupakan Alarm Bagi Warsubi

Rabu, 21 Jan 2026 - 11:13 WIB